
DENPASAR – Sempat cedera, karateka putri PON Bali Ni Made Nada Dwimayanti kini ditengah TC Sentralisasi KONI Bali lebih fokus dalam mengejar tekniknya saja. Pasalnya secara fisik sudah tidak ada masalah lagi.
“Saya sekarang fokus mengejar teknik karena pemulihan cedera selama 2 bulan. Jadi saya latihan harus meminimalisir cedera lagi meski sebenarnya saya sudah dalam kondisi pulih total,” ujar Nada, Rabu 11 Agustus 2021.
Persiapan latihan juga kian digenjotnya dengan sangat serius baik saat pemanasan atau latihan teknik. Hal itu dilakukan demi mengejar prestasi terbaik dan maksimal pada PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 di Papua, Oktober mendatang.
Lantas bagaimana dengan rival ? Secara umum dirinya sulit melihat semua itu karena tidak adanya even nasional atau internasional yang digelar di masa pandemi Covid -19.
“Setahu saya di kelas saya kumite -68 kg ada karateka peraih perak pada SEA Games Filipina 2019 dari DKI Jakarta yakni Ceyco Georgia, juara Pomnas dari Jawa Tengah dan karateka Sumatera Utara,” papar Nada.
Dirinya hanya tahu performa dan kelemahan serta kelebihan para rivalnya itu beberapa dari youtube. Namun itu sudah bisa dijadikan evaluasi baginya terutama dalam sisi taktik maupun strategi dalam menghadapi rival itu nantinya.
“Meski begitu saya tidak peduli mau juara di even apa, pastinya akan saya hadapi dengan all out demi memberikan hasil dan presasi terbaik bagi Bali. Saya rasa peluang untuk meraih medali semuanya tetap terbuka juga bagi saya. Terpenting percaya diri dan motivasi terus saya tingkatkan,” pungkas Nada. (ari)








