
DENPASAR – Ditengah daerah lainnya di Bali belum memikirkan cabang olahraga (cabor) balap motor khususnya road race, Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Gianyar justru sudah mulai fokus bakal menggarap dengan serius. Hanya saja yang menjadi kendala atau hambatan utama, Gianyar masih belum memiliki lahan atau sirkuit untuk latihan bagi para racer mudanya.
Menurut Ketua Korwil IMI Gianyar Yori Pranata, sebenarnya banyak racer muda potensial di Gianyar yang bermunculan sejak Kota Seni itu menggelar cabor road race pada Porprov Bali tahun 2017 silam.
“Kami di Gianyar memang kesulitan sirkuit untuk latihan para racer padahal semua pihak mulai dari KONI Gianyar, Bupati, Polres dan Kodim sangat mendukung. Termasuk jika ada kejuaraan. Tapi kenyataannya kami tak memiliki lahan atau sirkuit balapnya,” kata Yori, Kamis 8 Juli 2021.
Kalau sebelum pandemi Covid-19 diakuinya latihan biasanya masih bisa dilakukan di hari Sabtu dan Minggu dengan menutup jalan utama termasuk di kawasan By Pass Dharma Giri.
“Kami berharap Gubernur Bali atau Bupati Gianyar bisa memfasilitasi agar di Bali khususnya di Gianyar ada lahan untuk sirkuit yang dimanfaatkan untuk membangun sirkuit,” harapnya.
Tak dipungkiri Yori, saat sebelum pandemi dirinya telah memiliki inisiatif memanfaatkan lahan di sekitar Stadion Dipta untuk latihan road race, namun terbentur oleh aktivitas warga yang rutin olahraga di tempat tersebut.
“Secara teknis di Stadion Dipta sendiri juga sulit karena tidak sesuai dengan standar karena kalau di road race harus ada beberapa tikungan atau belokan. Kondisi lintasan seperti itu sangat penting bagi racer kami dalam meingkatkan kualitas tekniknya,” demikian Yori. (ari)








