
DENPASAR – KONI Bali terus mendorong cabang olahraga (cabor) yang lolos PON XX/2021 yang belum melakukan try in. Semua ini dorongan itu pastinya juga dengan dukungan bantuan penyelenggaraan yang dibantu KONI Bali.
“Pasti kami selalu mendorong cabor PON bisa menggelar try in. Sudah hampir satu setengah tahun kompetisi atau kejuaraan olahraga prestasi nasional tak ada gelaran. Sekarang waktunya mengejar try in, apalagi PON sudah mepet,” tegas Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi, Senin 14 Juni 2021.
Dipaparkannya, beberapa cabor memang telah mengadakan ujicoba atau try in seperti diantaranya cricket, taekwondo, basket, pencak silat dan renang. Tentunya jumlah tersebut masih belum sepenuhnya, bahkan tak mencapai setengahnya dari 28 cabor yang diikuti Bali dalam PON XX/2021 mendatang.
“Sebenarnya try in ini sangat penting dilakukan, tapi itu tergantung kemampuan serta pertimbangan cabor itu sendiri,” bebernya.
Bagaimana jika ada cabor tidak sempat atau tidak mengadakan try in? Menurut mantan Ketua KONI Badung itu, semuanya dikembalikan ke cabor sendiri. Hal ini wajib diketahui KONI Bali lewat monitoring rutin yang dilakukan pihaknya ke seluruh cabor.
Try in yang diprogramkan KONI Bali itu yakni mengundang provinsi lain untuk datang ke Bali dengan melakukan ujicoba. Meski begitu, KONI Bali juga mengimbau agar cabor tidak serta merta asal mengundang. Kekuatan calon tamu itu wajib setara atau bahkan di atas Bali. Tujuannya agar bisa mengukur sejauh mana kualitas serta teknik dari patriot olahraga Bali dalam masa persiapan menjelang PON. (ari)








