
DENPASAR – Ketua Umum inkamben Asprov PSSI Bali, I Ketut Suardana akhirnya kembali menakhodai Asprov PSSI Bali periode 2021-2025. Suardana terpilih setelah menyisihkan rivalnya I Made Sudiana dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Bali di Hotel Puri Nusa, Minggu 23 Mei 2021.
Suardana terpilih dengan meraih 20 suara sedangkan Sudiana 12 suara dari 33 voter. Sementara 1 suara dinyatakan tidak sah. Usai pemilihan, Ketut Suardana bertekad bakal membenahi organisasi ke depan, supaya bisa membangkitkan dunia sepakbola Bali.
“Secepatnya kepengurusan akan dibentuk. Ya paling tidak seminggu atau dua minggu ke depan,” kata Suardana.
Pihaknya juga bakal membenahi organisasi sepakbolanya di Bali itu dengan melibatkan anak-anak muda serta orang yang paham dengan teknologi, sehingga segala informasi terbaru bisa didapat dengan cepat. Selain itu, proses pembinaan juga akan digalakkan sesuai dengan amanat PSSI Pusat mulai dari tingkat junior hingga senior.
“Kami harap ke depan Bali bisa melahirkan pemain-pemain handal yang bisa berkiprah di kancah sepakbola nasional, maupun luar negeri,” tandasnya.
Sementara dalam pemilihan Wakil Ketua Umum, I Gusti Ngurah Anom Jaksa Saputra terpilih setelah mengalahkan dua calon lainnya yakni I Wayan Artanayasa dan Gde Made Anom Prenatha. Dari 33 voter, Anom Jaksa mengumpulkan 14 suara, kemudian Artanayasa 13 dan Anom Prenatha 5. Sementara 1 suara dinyatakan tidak sah.
Kemudian untuk anggota Komite Eksekutif atau Exco, calon yang sudah pasti terpilih tanpa pemungutan suara yakni Wery Sulasmiaty karena menjadi satu-satunya calon perempuan. Lantas dalam proses, hanya mencari 4 anggota Exco lainnya. Adapun yang terpilih yakni I Wayan Artanayasa memperoleh 26 suara, disusul I Made Pakris 25 suara dan I Putu Sugi Darmawan serta I Ketut Sukadana sama-sama meraih 21 suara. (ari)








