
BULELENG – ‘Tsunami’ Covid-19 yang terjadi di India, mendapat perhatian khusus Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng.Satgas-PP Covid-19 Kabupatan Buleleng menggenjot vaksinasi.
“Upaya pencegahan melalui Poskat sesuai instruksi Kapolri, dilakukan Satgas bersama TNI/Polri. Sementara percepatan Vaksinasi Covid-19 dilakukan dengan Vaksinasi Tuntas Berbasis Wilayah, mulai dari Kecamatan Buleleng,” tandas Sekretaris Satgas-PP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Minggu, 9 Mei 2021 usai memantau vaksinasi Tuntas yang digelar pada kantor desa maupun kelurahan di Kecamatan Buleleng.
Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng mengungkapkan, dari hasil pemantauan yang dilakukan, animo masyarakat untuk menjalani vaksinasi sangat tinggi.
“Dengan layanan vaksinasi perwilayah, di kantor desa dan kelurahan, warga semakin dekat dan cepat untuk mendapatkan layanan vaksinasi. Setelah Kecamatan Buleleng, vaksinasi akan diarahkan ke kecamatan yang wilayahnya dekat dengan destinasi wisata, seperti Kecamatan Banjar dan Gerokgak,” ungkap Suyasa dibenarkan Plt Kadiskes Nyoman Budiastawa.
Sesuai data tim medis sampai dengan tanggal 7 Mei 2021, Vaksinasi Covid-19 terhadap dari 117.577 sasaran baru mencapai 61,26 % atau 72.024 sasaran untuk dosis I, 26,88 % atau 31.608 sasaran untuk dosis II.
Lebih terperinci Suyasa memaparkan, sampai saat ini akumulasi vaksinasi nakes sebagai sasaran prioritas Tahap I sudah melampaui target.
“Target sasaran nakes sebanyak 3.676 orang, untuk dosis I sudah tervaksin 3.958 atau 107,67 % sementara untuk dosis II sebanyak 3.777 atau 102,75 %,” urainya.
Untuk petugas publik, dari 50.148 sasaran yang ditetapkan, dosis I sudah tervaksinasi 50.210 orang atau 106,11 % sementara dosis II baru 21.185 orang atau 42,24 %. Vaksinasi Lanjut Usia (Lansia), dari target 63.753 sasaran, dosis I sudah tervaksin 14.856 orang atau 23,30 %, sementara dosis II baru 6.646 orang atau 10,42 %.
“Percepatan vaksinasi terhadap petugas publik dan lanjut usia sedang dilakukan melalui Vaksinasi Tuntas perwilayah, dengan sisa vaksin Biovarma 1.467 vial dan Astrazenaca 3.662 vial,” pungkasnya.(kar)








