
DENPASAR- Guna menjaga agar tidak ada klaster baru di kalangan olahraga di masa pandemi sekarang ini, sekitar 300 atlet dan pelatih tim PON Bali yang tergabung di Kontingen Bali untuk PON Papua XX/2021 diberikan vaksin tahap I yang dimulai Rabu 7 April 2021) di Wantilan DPRD Bali.
Vaksinasi ini dilakukan secara bergiliran meski juga ada atlet dan pelatih cabang olahraga (cabor) yang sudah vaksinasi sendiri.
“Vaksinasi ini penting dan merupakan program KONI Bali kepada kontingen Bali. Tujuannya untuk mencegah adanya klaster di masa pandemi Covid-19 di kalangan dunia olahraga Bali,” jelas Wakil Sekretaris Umum KONI Bali Ida Ayu Ratih Herawati di KONI Bali, pagi tadi.
Semua itu dinilainya penting versinya, karena para atlet dan pelatih PON Bali bakal menghadapi program KONI Bali seperti latihan bersama setelah beberapa bulan latihan mandiri serta untuk menghadapi try in atau uji coba di dalam Bali.
“Intinya setelah vaksin dan saat melakukan kegiatan termasuk try in tetap mengikuti aturan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sekaligus menunjukkan jika Bali tidak mengkhawatirkan untuk suasana pandemi. Sekarang ini untuk mendatangkan wisatawan hanya dunia olahraga yang bisa melakukan melalui sport tourism,” pungkas wanita yang akrab disapa Dayu itu. (ari)








