
GIANYAR – Hari ketiga, pencarian Komang Ayu Ardani (37) yang mengalami kecelakaan bersama anak dan ibunya hingga jatuh ke bawah jembatan Laplapan Pejeng, Gianyar, belum membuahkan hasil.
Derasnya arus air Sungai Petanu akibat hujan lebat menjadi kendala yang dihadapi petugas BPBD Gianyar. Selain itu, bebatuan licin serta tajam dan kedalaman air mencapai 2-4 meter cukup menguras tenaga petugas selama pencarian.
https://www.youtube.com/watch?v=GShrLDs-pJ4
“Seperti kemarin, sinyal handphone blank di sepanjang aliran sungai ditambah hujan lebat. Tenaga anggota cukup terkuras,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar Ida Gusti Ngurah Dibya Prasasta, Sabtu 20 Maret 2021.
Pencarian dilakukan mulai pukul 08.00 WITA hingga 15.16 WITA menerjunkan 10 personel TRC, 20 personel Balawista, 30 personel SAR Denpasar, Polairud Polres Gianyar. Ambulans PMI juga stanby di TKP.
Pihaknya juga meminta bantuan balian (dukun) untuk melakukan pencarian secara niskala. “Banten, lelaban (sesajen) juag dihaturkan. Kami hanya bisa berusaha dan berdoa agar diberikan yang terbaik dan korban segera bisa ditemukan. “Kami juga harapkan masyarakat yang mungkin mengetahui secara niskala agar bisa ikut membantu,”harapnya.
Pencarian akan kembali dilanjutkan Minggu 21 Maret 2021 dari pukul 08.00 WITA dengan lokasi berkumpul di area parkir Pura Goa Gajah. “Kami juga meminta bagi orang yang mengetahui atau kenal dengan orang yang mengetahui hal niskala (Balian,red), bisa ikut membantu dalam pencarian ini,” tandas Dibya. (jay)








