
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) kebut proses pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Air Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Begitu mendapat kepastian alokasi anggaran sebesar Rp 15 Miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali tahun 2021, DPUPR Kabupaten Buleleng langsung tancap gas, menyiapkan dokumen pelelangan pekerjaan.
“Detail Engineering Design (DED) terkait pengembangan jaringan SPAM Air Sanih sudah kami terima dari Perumda Tirta Hita Buleleng dan saat ini kami sedang menyusun dokumen untuk persiapan pelelangan,” ungkap Kepala DPUTR Kabupaten Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra, Rabu, 17 Maret 2021.
Adiptha memaparkan, setelah syarat pelelangan paket Pekerjaan Pengembangan SPAM Air Sanih lengkap, tim segera berkoordinasi dan menyampaikan dokumen kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kabupaten Buleleng untuk dievaluasi.
“Kami harapkan secepatnya bisa dilelang sehingga paling lambat Bulan Juni 2021 sudah tandatangan kontrak dan dikerjakan rekanan pemenang lelang,” jelasnya.
Dalam pengerjaannya, rekanan wajib menggunakan tenaga kerja lokal.
“Nanti dalam kontrak diatur dan kita akan kordinasikan dengan kepala desa setempat. Proyek yang menjadi perhatian Pak Gubernur ini kami targetkan selesai Desember 2021. Setelah diserahkan kepada Perumda Tirta Hita Buleleng, tentunya bisa dinikmati masyarakat dari 10 desa yang tersebar di Kecamatan Sawan, Kubutambahan dan Tejakula,” pungkasnya. (kar)








