
GIANYAR – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) semestinya tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum ini menjadi tolok ukur sejauh mana komitmen Pemkab Gianyar dalam memenuhi hak, melindungi, dan menyediakan ruang partisipasi bagi anak secara berkelanjutan.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Gianyar dikemas melalui Gianyar Children Festival 3.0 bertema Merangkai Mimpi, Menebar Inspirasi di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (25/7/2026). Festival menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba mewarnai, story telling, video edukasi, outbound, hingga forum penyampaian aspirasi anak.
Ketua Forum Anak Kabupaten Gianyar periode 2026–2028, Putu Karisma Uma Dewi, menegaskan masa anak merupakan fase emas yang menentukan pembentukan karakter dan potensi seseorang. Karena itu, anak-anak membutuhkan ruang yang aman untuk berekspresi sekaligus menyampaikan aspirasi mereka.
“Forum Anak Gianyar turut serta menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak di Kabupaten Gianyar untuk bebas berekspresi. Melalui kegiatan ini kita dapat melihat betapa hebat dan bertalentanya anak-anak Gianyar dalam menunjukkan kreativitas serta menyampaikan aspirasinya,” tandas Karisma.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AP2KB Gianyar, Anak Agung Sri Sruti Sundari, mengingatkan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak anak, termasuk perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Dirinya menegaskan bahwa Forum Anak Kabupaten Gianyar merupakan ujung tombak dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Melalui peran aktif Forum Anak, suara dan aspirasi anak-anak Gianyar dapat terus disampaikan serta diperjuangkan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang ramah anak.
“Saya berharap anak-anak Gianyar terus berani bermimpi setinggi-tingginya, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” katanya. (*)








