
DENPASAR – Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Karangasem menunjukkan capaian membanggakan dalam kegiatan Bina Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkatan ke-8 Tahun 2026.
Dalam evaluasi akademis yang digelar pada hari terakhir kegiatan, 19 peserta asal Karangasem berhasil meraih nilai sempurna 100. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan evaluasi hari pertama yang hanya mencatat lima peserta dengan skor sempurna.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari hingga penutupan yang berlangsung di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (16/7/2026).
Menurut Mas Parwata, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas kader, tetapi juga memperkuat pemahaman bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam pembangunan manusia.
“Posyandu sekarang tidak lagi hanya berbicara tentang penimbangan balita dan kesehatan ibu serta anak. Posyandu telah bertransformasi menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal,” ujar Mas Parwata.
Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Ia mengapresiasi peningkatan capaian peserta asal Karangasem yang dinilai menunjukkan keseriusan dalam mengikuti seluruh proses pembinaan.
“Kenaikan jumlah peserta yang mendapatkan nilai 100 dari lima orang menjadi 19 orang merupakan capaian yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa kader dan pengurus TP Posyandu Karangasem mampu menyerap materi dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” katanya.
Mas Parwata menegaskan, pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama kegiatan tidak boleh berhenti pada kegiatan pelatihan. Seluruh peserta diharapkan mampu meneruskan pengetahuan tersebut kepada kader-kader Posyandu lainnya.
“Setelah mendapatkan pembekalan ini, tugas kita selanjutnya adalah meneruskan pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh kader Posyandu di Karangasem. Kita ingin pembinaan dilakukan secara berjenjang hingga ke desa dan banjar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dengan bekal kompetensi tersebut, TP Posyandu Karangasem kini diproyeksikan tidak hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembinaan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Karangasem.
“Kami siap bergerak bersama dan menjadi narasumber pembinaan bagi kader-kader Posyandu. Posyandu harus menjadi kekuatan bersama untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Karangasem,” pungkas Mas Parwata.








