
BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) terus memperkuat tata kelola website resmi perangkat daerah.
Selain cepat, melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) pengelolaan Website Resmi Pemkab Buleleng Tahun 2026, penyajian informasi melalui website pemerintah juga dipastikan mampu menjadi sumber informasi publik yang akurat dan terpercaya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi menyasar seluruh website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga desa,” tandas Kepala Bidang Tata Kelola dan Sumber Daya Manusia Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dinas Kominfosanti Buleleng, Ngakan Gde Dwi Dharma Yudha usai pelaksanaan monev, Selasa (30/6/2026).
Ngakan Gde Dwi Dharma menegaskan, penilaian dilaksanakan berkelanjutan untuk mengukur kualitas pengelolaan sekaligus mendorong peningkatan pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Aspek pertama yang menjadi perhatian adalah keterbaruan data dan kualitas konten,” ungkapnya.
Website pemerintah, menurutnya, harus mampu menyajikan informasi aktual sehingga menjadi rujukan utama masyarakat dalam memperoleh informasi resmi dari pemerintah.
“Website pemerintah harus terus diperbarui dengan konten yang berkualitas. Tujuannya agar masyarakat memperoleh informasi resmi yang cepat, akurat dan dipercaya,” terangnya.
Selain kualitas konten, pihaknya juga mengevaluasi kinerja operator serta fungsionalitas website dari sisi teknis.
“Penilaian mencakup kecepatan akses, kemudahan penggunaan, hingga kemampuan website dalam mendukung pelayanan publik, termasuk penyediaan informasi layanan, ruang penyampaian aspirasi, maupun pengaduan masyarakat,” jelasnya.
Evaluasi tersebut, lanjut Ngakan Dwi Dharma juga menjadi sarana mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi operator website di lapangan.
“Dengan demikian, Dinas Kominfosanti dapat memberikan pendampingan dan solusi teknis secara lebih cepat. Saat ini seluruh website resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menggunakan template yang seragam sehingga memudahkan proses pengelolaan, pemeliharaan, maupun penyelesaian kendala teknis,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi, Diskominfosanti kembali menggelar Lomba Website Resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
“Kompetisi yang rutin diselenggarakan sejak 2022 itu diharapkan mampu mendorong inovasi sekaligus meningkatkan kualitas penyajian informasi publik seluruh perangkat daerah,” jelasnya.
Penilaian lomba tidak hanya berfokus pada tampilan website, tetapi juga konsistensi pembaruan informasi, kualitas konten serta kecepatan perangkat daerah dalam menyampaikan informasi mengenai pelayanan publik maupun berbagai pstiwa yang terjadi di lapangan.
Melalui website resmi, Ngakan juga berharap masyarakat harus dapat mengakses informasi pemerintah secara cepat sekaligus memantau kinerja perangkat daerah.
“Karena itu, yang kami nilai bukan hanya desainnya, tetapi juga konsistensi dan kualitas informasi yang disajikan,” jelasnya.
Pihaknya mengapresiasi meningkatnya komitmen para operator website di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
“Hal itu terlihat dari semakin disiplinya perangkat daerah dalam menyampaikan laporan pengelolaan website setiap bulan serta meningkatnya aktivitas publikasi melalui website resmi. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh operator website OPD, kecamatan, kelurahan dan desa yang terus menunjukkan peningkatan kinerja dari tahun ke tahun. Semangat ini perlu dipertahankan agar website pemerintah benar-benar menjadi media komunikasi publik informatif, profesional, dan terpercaya,” pungkasnya.(*)








