
KLUNGKUNG – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menunjukkan dukungannya terhadap pelaku UMKM dan aksi sosial masyarakat melalui kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Jumat (8/5/2026).
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.
Dalam kesempatan itu, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada masyarakat Kabupaten Klungkung. Paket bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang berpartisipasi dalam Pasar Rakyat PKK Bali.
Menurut Sagung Antari, kegiatan ini menjadi langkah nyata mendukung produk lokal sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
“Selain berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi dan mempererat kebersamaan antar daerah di Bali,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, serta Bupati Klungkung, I Made Satria.
Sementara itu, Ny. Putri Koster menjelaskan Pasar Rakyat PKK pertama kali digagas saat pandemi Covid-19 untuk membantu petani dan pelaku UMKM yang kesulitan memasarkan produk akibat minimnya pembeli.
“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM menjual produknya. Saat itu seluruh pengurus PKK bergotong royong membantu masyarakat,” jelasnya.
Kini, program tersebut terus berkembang dengan mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi” yang bertujuan mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, petani, dan perajin lokal di Bali.
Dalam kegiatan kali ini, setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan membeli produk UMKM untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Kabupaten Klungkung menyediakan 20 paket bantuan, sementara kabupaten/kota lainnya masing-masing menyalurkan 10 paket.
Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan 100 paket bantuan tambahan berisi beras, telur, dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Ny. Putri Koster menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus TP PKK se-Bali, namun juga menjadi upaya nyata menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Tujuan kami menyapa petani, perajin, dan pelaku UMKM, sekaligus menghadirkan pembeli agar terjadi perputaran ekonomi di daerah,” tegasnya. (sur)








