
DENPASAR – Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Inkindo Bali di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Rabu (6/5/226). Memilih Ar. Ir. I Made Rai Hartana, ST., IAI., terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Bali, periode 2026–2030. Pemilihan berlangsung secara demokratis, yang dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster.
Rai Hartana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota Inkindo Bali. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih solid, modern, dan berdaya saing.
“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh anggota Inkindo Bali,” tegas Rai Hartana.
Ke depan, Rai Hartana yang menggantikan Ir. I Gusti Made Palguna Ketua Inkindo Bali periode 2022 -2026, mengajak seluruh anggota untuk bergerak bersama.
“Memperkuat profesionalisme anggota, meningkatkan kualitas badan usaha, serta membangun organisasi yang lebih adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai budaya Bali,” ajaknya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi anggota melalui sertifikasi, pelatihan teknologi perencanaan modern seperti BIM, GIS, dan Artificial Intelligence, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri.
Sementara itu, sejumlah peserta Musprov menyambut positif kepemimpinan baru tersebut. Anggota berharap, di bawah kepemimpinan I Made Rai Hartana, Inkindo Bali semakin aktif memperjuangkan kepentingan anggota, memperkuat integritas profesi, serta membuka peluang yang lebih luas bagi konsultan lokal Bali.
“Terpilihnya I Made Rai Hartana menjadi harapan baru bagi organisasi profesi konsultan di Bali untuk semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di era transformasi digital dan persaingan global,” harap seorang peserta.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2026–2030, Inkindo Bali diharapkan mampu menjadi organisasi profesi yang semakin terpercaya, progresif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) XII/2026, DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Bali, bertema ‘Sinergitas dan Profesionalisme Jasa Konsultan yang Mendukung Pembangunan Berkelanjutan’, di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Rabu (6/5).
Koster mengatakan, Inkindo Bali memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur di Bali.
“Saya sangat paham bahwa pembangunan harus dikelola dengan baik, maka semakin dituntut kualitas dan daya saingnya. Khusus untuk Inkindo Bali, memiliki karakteristik spesifik yang menjadi perhatian kita semua,” ujar Koster.
Terkait Musprov, Koster berharap dilakukan dengan musyawarah mufakat. Satu menjadi ketua dan satu lagi menjadi sekretaris. “Dalam satu organisasi yang terpenting bagaimana bersatu, bersinergi, kompak untuk menghasilkan yang terbaik bagi satu organisasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Ir. Ida Ayu Ratih Herawati menyampaikan, Musprov Inkindo Bali merupakan momentum penting. “Bukan hanya sebagai agenda organisasi yang bersifat rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk menyusun langkah strategis dalam membangun dan memajukan pengusaha konsultan di Bali,” katanya.
Sementara itu, Ketua umum DPN Inkindo Ir. Erie Heryadi menyampaikan, Musprov merupakan forum tinggi, dan bukan sekadar pergantian pengurus. Namun ajang konsolidasi dan evaluasi dalam menjawab tantangan ke depan.
“Bali ini bukan provinsi biasa, namun pusat pariwisata dunia. Dunia tahu Bali. Di mana pembangunan di Bali baik estika yang dinamis perlu peran konsultan.
Pihaknya juga menyampaikan pesan agar keberadaan Inkindo Bali mampu memberi manfaat, dan tidak merusak kondisi Bali. “Jaga solidaritas, tingkat kompetensi, dan perkuat koneksi. Selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” pintanya. (jay/jon)








