
DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) XII/2026, DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Bali, bertema ‘Sinergitas dan Profesionalisme Jasa Konsultan yang Mendukung Pembangunan Berkelanjutan’, di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Rabu (6/5/2026).
Koster mengatakan, Inkindo Bali memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur di Bali.
“Saya sangat paham bahwa pembangunan harus dikelola dengan baik, maka semakin dituntut kualitas dan daya saingnya. Khusus untuk Inkindo Bali, memiliki karakteristik spesifik yang menjadi perhatian kita semua,” ujar Koster.
Dikatakan, kehadiran konsultan sangat penting. Bahkan, sebelum pembangunan para konsultan terlebih dahulu diajak untuk berkonsultasi. Khususnya menyikapi permasalahan dalam merancang satu bangunan.
Untuk itu, Koster mengajak Inkindo duduk bersama dalam situasi non formal membahas pembangunan di Bali. “Jadi saya sangat butuh pemikiran-pemikiran bagaimana membangun Bali ke depan,” tandasnya.
Terkait Musprov, Koster berharap dilakukan dengan musyawarah mufakat. Satu menjadi ketua dan satu lagi menjadi sekretaris.
“Dalam satu organisasi yang terpenting bagaimana bersatu, bersinergi, kompak untuk menghasilkan yang terbaik bagi satu organisasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Ir. Ida Ayu Ratih Herawati menyampaikan, Musprov Inkindo Bali merupakan momentum penting.
“Bukan hanya sebagai agenda organisasi yang bersifat rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk menyusun langkah strategis dalam membangun dan memajukan pengusaha konsultan di Bali,” katanya.
Dari forum ini, pihaknya berharap lahir gagasan atau ide, keputusan serta kepengurusan yang lebih baik, profesional, dan berprestasi.
“Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Inkindo Bali, serta hasil keputusan rapat pengurus yang mewajibkan diselenggarakannya Musyawarah Provinsi sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat Provinsi,” katanya.
Lanjutnya, maksud dan tujuan Musprov ini yakni melaksanakan evaluasi program kerja periode sebelumnya. Menyusun program kerja Inkindo Bali untuk periode yang akan datang, serta memilih dan menetapkan kepengurusan baru Inkindo Bali.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi Inkindo Bali Periode 2022-2026, Ir. I Gusti Made Palguna menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Bali dalam acara Musprov Inkindo Bali.
“Hadirnya Bapak Gubernur di tengah-tengah kita ini merupakan kehormatan besar sekaligus wujud dukungan nyata Pemprov Bali terhadap peran strategis konsultan, khususnya yang terkandung dalam Inkindo Bali, dalam pembangunan daerah Bali,” katanya.
Menurutnya, Gubernur Bali telah dua kali berturut-turut menghadiri kegiatan Inkindo Bali.
“Inkindo Bali adalah asosiasi badan usaha yang bergerak di bidang jasa konsultansi di mana Inkindo Bali jumlah anggota aktif saat ini kurang lebih sebanyak 110 badan usaha. Ini jauh menurun atau berkurang dari 5 tahun terakhir ini,” katanya.
Lanjutnya, penyebab penurunan ini umumnya karena semakin ketatnya aturan atau regulasi dalam pengurusan perizinan perusahaan maupun regulasi dalam sertifikasi tenaga ahli.
“Dan ini juga menjadi fenomena secara nasional. Apakah ini perwujudan dari seleksi alam? Bisa jadi iya,” tandasnya.
Ketua umum DPN Inkindo Ir. Erie Heryadi menyampaikan, Musprov merupakan forum tinggi, dan bukan sekadar pergantian pengurus. Namun ajang konsolidasi dan evaluasi dalam menjawab tantangan ke depan.
“Bali ini bukan provinsi biasa, namun pusat pariwisata dunia. Dunia tahu Bali. Di mana pembangunan di Bali baik estika yang dinamis perlu peran konsultan.
Pihkanya juga menyampaikan pedan agar keberadaan Inkindo Bali mampu memberi manfaat, dan tidak merusak kondisi Bali. “Jaga solidaritas, tingkat kompetensi, dan perkuat koneksi. Selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” pintanya.
Pembukaan Musprov XII ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Bali Wayan Koster. (jayy)








