
DENPASAR – Trotoar Benyah latig di salah satu jantung Pariwisata Bali, Ubud akan mendapat penanganan tahun ini.
Kondisi Ubud yang tampak kumuh selalu mendapatakan keluhan-keluhan, selain macet hancurnya trotoar untuk pejalan kaki juga menjadi sorotan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi, Nusakti Yasa Wedha mengatakan, kewenangan trotoar Ubud memang milik provinsi.
Namun PUPR Provinsi Bali tahun ini sudah ada kesepakatan dengan PUPR Gianyar untuk menangani bersama.
“Sebagian oleh kami sebagian oleh Gianyar sesuai kewenangan pada tahun ini, ” ujarnya Selasa (31/3/2026).
Terkait detailnya yang akan dikerjakan oleh provinsi senjang kurang lebih 7kilo meter.
“Totalnya ada ± 7 Km masih didetailkan. untuk desain kami dari simpang Teges sampai Kedewatan, ” ujarnya.
Kata Nusakti, untuk penanganan tahun ini akan diambil oleh PUPR Gianyar.
“Kemarin infonya dari depan Puri Ubud – Campuhan, ” tutupnya.
Perlu diketahui warga telah mengeluhkan sejumlah persoalan Ubud, utamanya macet dan trotoar yang rusak parah.
Bahkan banyak yang menjadikan parodi mencoba menggelitik pemerintah agar turun tangan untuk segara memperbaiki. (jay/jon)








