
DENPASAR – Kaum perempuan di Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, mendapat pembekalan keterampilan melalui pelatihan sanggul dan tata rias (make up), Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali bekerja sama dengan Forum PUSPA Provinsi Bali dan Forum PUSPA Kota Denpasar.
Ketua Forum PUSPA Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengatakan pelatihan ini menjadi wadah pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat kemandirian sosial ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan Forum PUSPA penting untuk membuka ruang peningkatan keterampilan perempuan di masyarakat.
“Kami bersyukur kegiatan ini kembali dilaksanakan di Denpasar. Setelah sebelumnya digelar di Kelurahan Sanur, kini dilanjutkan di Desa Penatih Dangin Puri,” ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus membantu kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Perempuan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahaya Wati, menjelaskan pelatihan ini menyasar perempuan yang rentan secara ekonomi agar memiliki keterampilan praktis.
“Tahun 2026 kegiatan di Denpasar dilaksanakan dua kali, masing-masing diikuti 20 peserta di Sanur dan Penatih Dangin Puri,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterampilan tata rias dan sanggul juga relevan dengan kehidupan sosial dan adat di Bali yang kerap membutuhkan kemampuan tersebut dalam berbagai kegiatan.
Salah satu peserta, Gusti Putu Ayu Shintya Aryadewi, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat karena dapat membantu perempuan merias diri sendiri saat kegiatan adat.
“Dengan pelatihan ini kami bisa menata sanggul dan make up sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya lagi,” ujarnya. (sur)








