
KARANGASEM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem melakukan pemangkasan pohon perindang di sejumlah ruas jalan untuk memastikan jalannya pawai ogoh-ogoh berlangsung aman dan lancar.
Kepala DLH Karangasem I Nyoman Tari mengatakan, pemangkasan pohon merupakan kegiatan rutin dan menjelang pawai ogoh-ogoh diprioritaskan pada ruas jalan yang nantinya dilalui arak-arakan di kawasan perkotaan.
“Beberapa pohon memiliki ranting dan daun yang sangat lebat. Apalagi sekarang masih musim hujan dan sering disertai angin kencang. Kalau tidak dipangkas bisa membahayakan masyarakat saat pawai berlangsung,” ujar Tari, Rabu (11/3/2026).
Selain di jalur pawai ogoh-ogoh, pemangkasan juga dilakukan di jalur utama Amlapura–Denpasar yang menjadi akses mobilitas masyarakat. Sementara itu, sejumlah pohon yang sudah tua dan berpotensi membahayakan juga dilakukan penebangan.
Menurutnya, beberapa pohon telah merusak badan jalan, trotoar hingga menyumbat saluran drainase sehingga perlu ditangani secara bertahap. Namun, proses pemangkasan masih menghadapi keterbatasan armada.
Ia menyebut DLH Karangasem saat ini hanya memiliki dua unit kendaraan pemangkasan pohon, tetapi yang dapat beroperasi optimal hanya satu unit karena armada lainnya sudah cukup tua.
“Kami tetap berupaya melakukan pemangkasan secara bertahap agar masyarakat yang mengikuti pawai ogoh-ogoh maupun pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman,” katanya.








