
GIANYAR – Diabetes melitus, terutama tipe 2, telah menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Penderita diabetes sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengelola kesehatan, dan berimbas pada kualitas hidup secara keseluruhan.
Guna mengatasi hal ini, Tim dari Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan sebuah program pengabdian masyarakat, yang menggabungkan senam diabetes dan edukasi keuangan. Program dilaksanakan di Puskesmas Blahbatuh 1, Gianyar, dengan menyasar kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), pada Sabtu (27/12/2025) lalu.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar yang sekaligus merupakan Ketua Pelaksana dari program ini, dr. Anak Agung Sri Agung Aryastuti, M.Sc., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan diabetes, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi peserta melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Senam diabetes, telah terbukti efektif dalam membantu pengendalian kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan jantung, dipadukan dengan edukasi keuangan yang mengajarkan peserta bagaimana mengelola pengeluaran untuk perawatan medis dan gaya hidup sehat.
”Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan solusi yang lebih holistik bagi penderita diabetes. Dengan menggabungkan senam yang membantu mengontrol kondisi fisik dan pendidikan keuangan yang memperkuat ketahanan ekonomi, kami ingin peserta merasa lebih diberdayakan untuk mengelola hidup mereka lebih baik, baik dari segi kesehatan maupun finansial,” sebutnya.
Disampaikannya pula, hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai pengelolaan diabetes dan keuangan. Sebelum mengikuti program, banyak peserta merasa kesulitan dalam mengatur anggaran untuk pengobatan dan memilih makanan sehat yang sesuai dengan kondisi mereka.
Namun, setelah mengikuti edukasi keuangan, mereka merasa lebih siap untuk membuat keputusan finansial yang lebih bijak, seperti mengalokasikan dana untuk konsumsi makanan sehat dan pengobatan. Pelatihan senam yang dilakukan juga memberikan hasil yang positif dalam meningkatkan minat peserta untuk melanjutkan latihan senam secara mandiri.
Tingkat kepuasan peserta terhadap program ini dirasa cukup tinggi. Sebanyak 90% peserta merasa puas atau sangat puas dengan manfaat yang mereka peroleh, baik dari sisi pengetahuan maupun perbaikan kondisi fisik mereka.
”Kami melihat perubahan nyata pada peserta, bukan hanya dalam pengetahuan terhadap pengelolaan diabetes mereka melalui latihan fisik, tetapi juga dalam rasa percaya diri dalam pengelolaan finansial yang lebih besar,” tambah dr. Sri Agung sembari menuturkan bahwa program ini sekaligus menunjukkan pendekatan menggabungkan aktivitas fisik dan pendidikan finansial dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.
Program ini, sambung dia, juga memberi wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan keuangan dalam menangani penyakit kronis. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang cara mengelola biaya perawatan dan memilih makanan bergizi, peserta dapat mengurangi beban ekonomi mereka yang sering menjadi tantangan besar bagi penderita diabetes. ”Pengelolaan keuangan yang baik memungkinkan peserta untuk lebih fokus pada perawatan kesehatan mereka tanpa harus khawatir dengan masalah keuangan,” imbuhnya.
Keberhasilan program ini memberikan kontribusi yang signifikan pada manajemen penyakit kronis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang berisiko tinggi terhadap diabetes dan penyakit kronis lainnya.
”Kami berencana untuk melanjutkan dan memperluas program ini ke komunitas lain, agar lebih banyak individu dapat merasakan manfaatnya,” tutup dr. Sri Agung menuturkan program senam diabetes dan edukasi keuangan yang bukan hanya memberikan solusi medis, tetapi juga kemampuan untuk lebih mandiri dalam mengelola penyakit dan merencanakan keuangan mereka. Ini merupakan langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh secara ekonomi. (adi)








