
KARANGASEM – Impian I Wayan Armida dan istrinya Ni Luh Eni memiliki rumah layak huni semakin mendekati kenyataan setelah tim ahli Bupati Karangasem melakukan kunjungan ke tempat tinggal mereka di Dusun Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, belum lama ini.
Pada kesempatan itu, rombongan tim ahli bupati, yakni I Made Juwita, I Wayan Putu dan I Made Agus Yuda menyerahkan paket sembako.
Dihadapan pasutri satu orang anak yang masih balita itu, Made Juwita menyampaikan keprihatinan mendalam karena masih ada warga yang belum memiliki rumah layak huni.
Terlebih, kondisi ini berlangsung lama tanpa laporan dari Kepala Dusun. Dia berjanji melaporkan kepada bupati untuk mendapatkan bantuan bedah rumah.
“Masih ada warga kita yang belum memiliki rumah layak huni, ini sangat memprihatinkan. Kami akan segera melaporkan kondisi ini kepada Bapak Bupati untuk mendapatkan bantuan bedah rumah,” janji Juwita.
Juwita mengatakan, kunjungannya ke rumah I Wayan Armida juga atas perintah Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata.
“Bapak Bupati baru saja kembali dari Jakarta setelah kunjungan ke Kementerian KKP terkait kampung nelayan, dan beliau berjanji melalui telepon untuk memberikan bantuan bedah rumah kepada keluarga Bapak Armida,” jelas Juwita.
Armida, seorang nelayan yang hanya tamat SD kelas 1 berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dengan mengandalkan hasil tangkapan laut.
Ia berasal dari keluarga besar dengan 6 saudara yang juga bekerja sebagai nelayan. Sementara istrinya, Ni Luh Eni sebagai ibu rumah tangga.
I Wayan Armida tak kuasa menahan haru saat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gus Par melalui rombongan tim ahli bupati.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menunjukkan rasa syukur dan kelegaan karena Bupati telah memperhatikan kondisi keluarganya.
“Terima kasih Bapak Bupati, semoga bantuan ini bisa membantu kami memiliki rumah yang layak,” ucap I Wayan Armida. (wat)








