
DENPASAR – Webinar Kebangsaan Bali Tahun 2025 dengan tema ‘Penguatan Peran Pramuka Sebagai Pilar Pendidikan Karakter: Kontribusi Strategis dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045’ sukses digelar pada Sabtu (14/6/2025). Acara yang dimulai pukul 09.20 hingga 12.00 WITA ini diinisiasi oleh Bidang Abdimas Bela Negara dan Lingkungan Hidup serta Pramuka Peduli Kwarda Bali. Webinar diikuti oleh 615 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Seminar online ini secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Bali, Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Dalam sambutannya, ditekankan mengenai pentingnya Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, mandiri, dan cinta Tanah Air.
“Pembangunan sumber daya manusia unggul harus dimulai dari pembentukan karakter sejak dini. Gerakan Pramuka tidak hanya mendirik generasi muda menjadi terampil, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, gotong royong, dan semangat kebangsaan. Nilai-nilai ini adalah fondasi menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing di tahun 2045,” sebutnya.
Mengutip laporan Ketua Panitia, I Gede Wirawan, partisipasi webinar ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya seperti Bali, Jawa Barat, Makassar, Ambon, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Abepura Papua, Sampang Kalimantan, Bogor, Jakarta, Kotaraja Papua, Palu, dan Kota Tebo. Kwarcab Klungkung, mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 175 orang, disusul oleh Bangli (110), dan Tabanan (74).
Disampaikannya pula, webinar kali ini digelar bertepatan dengan tiga momen penting nasional. Yakni Hari Kebangkitan Nasional, Hari Lahir Pancasila, dan Bulan Bung Karno. “Ketiga momen ini merupakan tonggak sejarah bangsa yang mencerminkan semangat persatuan, kesatuan, dan perjuangan dalam mencapai kemerdekaan, serta membangun dasar negara yang kokoh,” sebutnya.
Pelaksanaan webinar, diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan refleksi, serta penguatan nilai-nilai karakter bangsa. Dan Pramuka, diharapkan dapat menjadi aktor penggerak dan pilar kekuatan negara menuju Indonesia Emas 2045. (adi)








