
BADUNG – Enam warga desa penyangga, menjalani operasi katarak di Kantor ITDC The Nusa Dua, Selasa (20/5/2025). Mereka adalah sebagian kecil dari 223 orang yang mengikuti program pemeriksaan mata gratis yang diselenggarakan atas kolaborasi ITDC dengan John Fawcett Foundation (JFF).
General Manager The Nusa Dua – ITDC, I Made Agus Dwiatmika menuturkan bahwa itu merupakan salah satu wujud nyata dari pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Karena disadari bahwa saat ini tidak sedikit masyarakat yang mengalami permasalahan kesehatan mata, termasuk katarak.
“Di sini kami berkolaborasi dengan John Fawcett Foundation yang kebetulan memang secara rutin mengadakan pemeriksaan mata gratis. Selain itu kami juga bekerjasama dengan pihak Kelurahan Benoa, mengingat kami di sini berada di wilayah Kelurahan Benoa,” ungkapnya.
Dwiatmika mengaku bersyukur, pelaksanaan program tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang mendaftar untuk menjalani pemeriksaan. “Target kami 300 orang untuk diperiksa. Selanjutnya akan dipilih sesuai dengan kondisi, apakah harus dioperasi atau tidak,” sebutnya.
Kerjasama itu diharapkan akan terus berlanjut secara intens. Bahkan bukan hanya ditujukan kepada masyarakat di sekitar kawasan The Nusa Dua, melainkan juga masyarakat sekitar kawasan-kawasan lain yang dikelola ITDC.
“Selain pemeriksaan mata ini, sesungguhnya ada sejumlah kegiatan di bidang kesehatan lain yang sedang kami jajaki. Di antaranya seperti Pap Smear dan berkenaan dengan ketergantungan obat atau narkoba. Semoga dalam waktu dekat kita dapat bekerja sama dengan yayasan atau foundation yang memang menangani hal-hal itu,” imbuhnya.
Terpisah, Screening Coordinator John Fawcett Foundation, Nengah Sariyasa menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan mata secara umum, pemberian kacamata standar minus dan plus, serta pengobatan sesuai indikasi termasuk operasi katarak. “Jadi kegiatannya kita paketkan. Yakni mulai dari pemeriksaan sampai dengan tindakan operasi. Dan itu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasca operasi yang akan kita lakukan besok,” bebernya.
Dalam kegiatan tersebut, kata dia, ditarget ada 300 warga yang menjalani pemeriksaan. Sementara untuk operasi, ditarget 10 hingga 15 orang. “Ini adalah kerjasama pertama kami dengan ITDC. Besar harapan kami ini dapat berlanjut, entah di tempat ini lagi atau lainnya. Tapi sasaran tetap adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam penanggulangan kebutaan disebabkan oleh katarak,” pungkasnya. (adi)








