
MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa tiba-tiba saja melakukan sidak pelayanan di RSD Badung. Pada sidak yang dilaksanakan pada Rabu (14/5), bupati sempat berdialog dengan sejumlah pasien, yang menyebut pelayanan rumah sakit sudah bagus.
Kehadiran Bupati cukup mengejutkan pihak manajemen rumah sakit. Tiba di RSD Mangusada, Bupati langsung menuju poli untuk melihat pelayanan. Pada salah satu poli Bupati menyoroti tidak adanya monitor yang menunjukan nomor antrean. “Ini harus ada layar monitor, agar pasien mengetahui sekarang sudah antrean keberapa. Kalau masih lama kan mereka bisa diluar, untuk makan misalnya,”kata Bupati.
Dirut RSD Mangusada dr I Wayan Darta mengaku monitor yang dimaksud sebenarnya sudah ada, namun dalam keadaan rusak. Mengetahui hal tersebut, Bupati meminta untuk segera diperbaiki. Pada kesempatan tersebut, Bupati sempat berdialog dengan sejumlah pasien menanyakan pelayanan di rumah sakit Mangusada. “Jangan baru ada pak dirut bilang pelayanannya bagus ya,”kata Bupati saat menerima jawaban pasien yang menyebut pelayanan rumah sakit sudah bagus.
Meski dari segi pelayanan dinyatakan bagus, Bupati tampak kecewa saat melihat kondisi sejumlah ruangan di lantai 4 gedung D. Dimana pada bagian plafon jamuran. Padahal di ruangan yang plafonnya jamuran tersebut digunakan untuk ruang rawat inap pasien. Pihak rumah sakit menjelaskan kondisi jamuran akibat plafon lembab yang dipuci kondesasi jaringan pendingan udara atau AC.
“Sudah dua kali kita perbaiki pak, tapi kembali jamuran,”ujar dr Darta. Melihat kondisi ini, Bupati meminta segera diambil langkah-langkah perbaikan. “Sayang lo bangunannya udah bagus begini, segera lakukan perbaikan,”tegas Bupati Adi Arnawa. (lit)








