
BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui pihak rekanan, tidak mau kecolongan untuk ketiga kalinya. Metode pengerjaan peningkatan jalan di Jalan Toya Ning II Ungasan rencana diubah jadi bertahap.
Untuk diketahui, perbaikan dan pelebaran Jalan Toya Ning II Ungasan merupakan bagian dari paket pekerjaan Ruas Ungasan – Wanagiri. Yang pada saat ini sudah mencapai progres 11.760%.
Sayang, dalam pelaksanaannya, sempat menghadapi tantangan berupa tergerusnya agregat akibat derasnya hujan. Agregat yang telah terpasang rapi, terbawa air hujan dan berserakan di badan jalan. Ironisnya, kejadian ini sudah dua kali terjadi.
Menyikapi kondisi tersebut, dilakukan perubahan metode kerja. Dari awalnya sekaligus, menjadi bertahap. Utamanya pada titik-titik menanjak. “Setelah dilakukan pemadatan agregat sepanjang beberapa ratus meter, kemudian akan langsung dilakukan pengaspalan. Kalau sebelumnya, itu kita gali dahulu semuanya, kemudian lanjut pengisian agregat seluruhnya, dan dilanjutkan pengaspalan sekaligus,” ungkap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Nyoman Karyasa.
Metode tersebut diharapkan dapat efektif dalam mengantisipasi tegerusnya kembali agregat akibat hujan yang tidak terprediksi. Mengingat saat ini, notabene merupakan masa peralihan dari musim hujan ke kemarau. “Untuk pengaspalan, rencana dilaksanakan mulai tanggal 24 Mei nanti,” imbuhnya.
Untuk diketahui pula, Pemkab Badung melalui Dinas PUPR, pada saat ini sesungguhnya memiliki empat paket pekerjaan peningkatan jalan di wilayah Ungasan. Yakni paket Ruas Ungasan – Jalan Pura Masuka dengan jadwal pengaspalan pada 18 Mei 2025, Ruas Pecatu Wanagiri dengan jadwal pengaspalan pada 1 Juni 2025, Ruas Ungasan – Wanagiri dengan jadwal pengaspalan pada 24 Mei 2025, serta Ruas Ungasan – Banjar Delod dengan jadwal pengaspalan pada 8 Juni 2025.
“Rencananya, pengerjaan dengan metode bertahap ini akan dilakukan di semua paket,” ungkapnya sembari mengabarkan bahwa pada Rabu (14/5/2025) telah dilakukan percobaan pengaspalan di Jalan Pura Masuka. Trial tersebut dilaksanakan untuk menentukan formula aspal yang tepat. (adi)








