
BULELENG – Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, pengusaha muda yang tergabung dalam wadah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Buleleng terus berupaya mengambil peran strategis dalam membangkitkan perekonomian masyarakat.
Selain menata organisasi yang beranggotakan 80 pengusaha muda dengan berbagai bidang usaha, Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Buleleng juga telah melakukan aksi nyata antara lain menciptakan, melahirkan dan membesarkan pengusaha muda termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Buleleng.
“Sesuai tugas dan fungsi BPC HIPMI, kami bersama dengan pengurus berupaya memfasilitasi kegiatan konseling, sharing informasi dan membuka relasi dalam pengembangan usaha,” ungkap Wakil Ketua Umum HIPMI Buleleng, dr. Igar Krisnandari usai memberikan layanan konseling Gerai HIPMI Buleleng Singaraja di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno – Singaraja, Selasa (8/4/2025).
Igar mengapresiasi Gerai HIPMI Buleleng sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membina pengusaha muda, dengan memberikan ruang dan kesempatan untuk menunjukkan aktifitas dan kreatifitas melalui Pemeran UMKM dan Malam Apresiasi Seni, HUT ke-421 Kota Singaraja.
“Selama Pemeran dan Malam Apresiasi Seni, tanggal 6 – 8 April 2025, kita memanfaatkan tempat yang difasilitasi Pemkab Buleleng untuk membuka stand HIPMI Buleleng Corner, tempat konsultasi dan coaching clinik kepada masyarakat tentang dunia usaha,” jelasnya.
Melalui stand ini, HIPMI Buleleng berbagi tips kepada masyarakat tentang bagaimana memulai, apa yang disiapkan termasuk tips dan trik serta strategi memulai usaha.
“Melalui IG live HIPMI Buleleng dari jam 16.00 Wita sampai jam 18.00 Wita, kita membahas bisnis bersama anggota HIPMI Buleleng, membedah tips dan trik sukses anggota HIPMI. Dengan harapan dapat berdampak positif bagi masyarakat dalam memulai maupun mengembangkan usaha,” terangnya.
Selain pengembangan kewirausahaan, kata Igar, kolaborasi BPC HIPMI Buleleng yang berdiri tahun 2020 lalu bersama Pemkab Buleleng juga dilaksanakan dalam bidang sosial kemasyarakatan, bahkan dalam penyusunan pertimbangan terkait kebijakan yang berdampak terhadap pengusaha.
“HIPMI Buleleng hadir tidak hanya disektor UMKM, tapi juga UKM, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, otomotif, digital merketing, property, retail dan bidang kesehatan. Dengan jumlah anggota sebanyak 80 orang pengusaha muda yang bergerak pada 10 sektor usaha, BPC HIPMI Buleleng siap berkolaborasi bukan hanya dengan Pemkab Buleleng tapi juga pihak lain khususnya dalam membangun Buleleng,” tegasnya.
Bahkan, berkolaborasi dengan Wirausaha Muda Singaraja (WMS) yang dinilai bukan sebagai pesaing, tapi mitra dalam membangun dan mengembangkan ekosistem usaha yang sehat, maju bersama Pemkab Buleleng, melalui fasilitas UPTD PLUT untuk menggerakkan perekonomian Buleleng.
Ia menambahkan, selain pengembangan usaha/bisnis melalui kegiatan HIPMI Bisnis Mentoring melibatkan para pengusaha sukses di Buleleng maupun Denpasar sebagai narasumber, HIPMI Buleleng bersama DLH Buleleng juga berencana melaksnakaan bhakti sosial, membantu pasukan kebersihan serangkaian Hari Suci Galungan.
“Selain memfasilitasi kegiatan mentoring bisnis dan mendukung komunitas Suna Cekuh untuk bisa tampil pada Malam Apresiasi Seni, kedepan rencana kami akan membantu pasukan bersih-bersih DLH saat penampahan Galungan, berbagi rezeki berupa daging babi, walaupun sedikit, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka,” tandasnya.
Igar juga mengajak masyarakat, generasi muda Buleleng yang ingin membuka usaha agar jangan pernah takut untuk memulai, karena permasalahan tidak diketahui jika tidak mencoba dan bergabung dengan komunitas yang tepat seperti HIPMI Buleleng, melalui DM Instagram@hipmibuleleng. (kar/jon)








