
Benang layang-layang tampak terlilit pada pangkal baling-baling sebuah helikopter.
BADUNG – Baling-baling sebuah helikopter terlilit benang layang-layang ketika melintas di atas wilayah Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (2/7/2024). Beruntung hal tersebut tidak sampai mengakibatkan kecelakaan. Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono yang kemudian dikonfirmasi pada Rabu (3/7/2024), tidak menampik adanya kejadian tersebut. Kata dia, ketika itu helikopter tersebut terbang dengan rute Melasti – Tanjung Benoa. “Kejadiannya hari Selasa kemarin pukul 09.27 local time,” ungkapnya.
Penerbangan tersebut, setahu dia, adalah penerbangan wisata. Yang biasanya hanya mengangkut tiga hingga empat penumpang. “Sebelumnya ada juga dari operator lain yang melaporkan kejadian terlilit benang layang-layang,” ungkapnya.
Mengantisipasi kejadian semacam itu, Agustinus menyampaikan bahwa pihaknya sesungguhnya juga sudah membuat imbauan dan pemberitahuan. Termasuk kepada Pemerintah Provinsi Bali, untuk membantu melakukan sosialisasi. “Bukannya tidak boleh bermain layang-layang. Karena bagaimanapun juga itu sudah menjadi suatu tradisi di Bali. Tapi kami juga mengimbau agar itu dilakukan pada area-area yang ditentukan,” ucapnya.
Sosialisasi langsung pun dipastikan sudah dilaksanakan dengan menggandeng para camat dan lurah sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai. Yang mana tentunya menginformasikan bahwa layang-layang, merupakan permainan yang berisiko terhadap keamanan penerbangan. “Yang pasti di daerah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) itu tidak boleh. Dan sebenarnya dalam Peraturan Daerah (Perda) Bali pun itu sudah disebut, termasuk mengenai radius dan ketinggiannya,” bebernya.
Sementara mengutip informasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi Otban Wilayah IV @otbanbali, akibat terlilit benang layangan, helikopter bersangkutan terpaksa untuk tidak melanjutkan penerbangan. Helikopter kembali ke tempat asal keberangkatan guna mendapatkan pemeriksaan. Masih mengutip postingan bersangkutan, seluruh penumpang dan awak helikopter dikabarkan selamat. (adi)








