Badung

Telan Anggaran Rp900 M, Badung Lakukan Penataan Pesisir dari Bandara Hingga Cemagi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba menyampaikan rancangan inovasi dalam transportasi publik, dengan membangun trem yang membentang dari Bandara Ngurah Rai hingga Cemagi.

MANGUPURA –  Rencana Pemkab Badung melaksanakan inovasi dalam transportasi publik, dengan membangun trem segera terealisasi. Proyek  yang membentang dari Bandara Ngurah Rai hingga Cemagi ini, bakal dimulai tahun 2025.

Rancangan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba, Selasa (18/6/2024). Trem dengan menggunakan bus listrik itu merupakan satu paket dengan penataan dan normalisasi sepanjang 17 kilometer pesisir pantai dari Bandara Ngurah Rai hingga Cemagi.

Proyek dimulai tahun 2025 dengan  pengisian pasir  atau normalisasi pantai. “Pengisian pasir (normalisasi pantai-red) selesai tahun 2025 dan tahun 2025 bisa disetujui, tahun 2026 bisa dikerjakan pembangunan trem ini,” terang Surya Suamba. 

Sesuai rencana akan ada beberapa stasiun untuk trem bus listrik itu. seperti di bandara I gusti Ngurah Rai di central parkir dan lainnya. Bahkan  sudah ada pihak hotel yang melakukan komunikasi agar stasion juga ada di lobby hotel. 

Untuk kendaraan trem tidak akan dibeli oleh Pemkab Badung melainkan bekerjasama dengan swasta. “Penyediaan bus pihak swasta tapi regulusi tetap disiapkan oleh pemerintah,” terangnya. Jika semua rancangan itu disetujui, pihaknya menagrekat penataan dan trem dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di tahun 2027. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp900 miliar.

Lebih lanjut mengenai penataan pantai, dipastikan kedepannya tidak akan ada lagi pantai yang diklaim milik perorangan atau investor tertentu. Penataan itu kedepannya juga dapat disewakan baik kepada perorangan maupun lembaga  dan dapat dimanfaatkan sebagai kepentingan publik. (lit,dha)

Back to top button