
BADUNG – Lebih dari sejuta penumpang diperkirakan akan keluar masuk Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Demikian mengutip penyampaian General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Selasa (2/4/2024).
Jumlah yang mencapai 1.012.005 tersebut, kata dia, adalah prediksi total penumpang penerbangan domestik dan internasional. Dengan angka masing-masing yakni 473.008 untuk penumpang domestik, dan 538.997 untuk penumpang internasional. “Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,36% dibandingkan periode tahun 2023 lalu yang hanya 998.521 penumpang,” sebutnya.
Puncak kedatangan, diprediksikan terjadi pada Senin (8/4/2024) dengan jumlah yang mencapai angka 31.388 penumpang. Sedangkan untuk puncak keberangkatan, terjadi pada Senin (15/4/2024) dengan jumlah sebanyak 34.815 penumpang.
Selama periode libur Idul Fitri itu pula, ungkap dia, sedikitnya sudah terdapat 216 jadwal permohonan extra flight. Jumlah tersebut terdiri dari 108 jadwal kedatangan dan 108 jadwal keberangkatan. Permohonan dimaksud datang dari maskapai Indonesia Air Asia, Citilink Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, dan Wings Air.
“Adapun kapasitas yang dapat terlayani sebanyak 44.408 kursi, atau sebanyak 22.024 kursi untuk masing-masing jadwal keberangkatan dan kedatangan. Kami belum menerima jadwal extra flight untuk penerbangan internasional di periode Idul Fitri 1445 H,” lanjut Handy.
Di sisi lain, berkaca dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, maka pihaknya bersama pemangku kepentingan lainnya akan kembali mendirikan posko terpadu angkutan udara Idul Fitri. Posko dimaksud akan didirikan mulai dari tanggal 3 April 2024 hingga 18 April 2024. (adi,dha)








