
KLUNGKUNG – Pertumbuhan pariwisata di Nusa Penida berkembang pesat dalam delapan tahun terakhir. Pertumbuhan ini berpotensi memunculkan dampak negatif yakni terbukanya peluang peredaran gelap narkoba.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali bersama BNN Kabupaten Klungkung saat ini sedang ‘memplototi’ situasi di daerah kepulauan. Dua kepulauan yakni Kepulauan Nusa Penida dan Lembongan dipantau karena laju prkembangan pariwisata terus dipadati wisatawan.
Kepala BNN Kabupaten Klungkung Komang Setiawan dikonfirmasi Senin (6/11/2023) sebagai daerah wisata yang berkembang pesat dengan banyaknya wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan domestik, kedua pulau tersebut berpotensi ada peredaran gelap narkoba. Kondisi itu kata Setiawan menjadi perhatian BNN Provinsi Bali dan BNN Kabupaten Klungkung.
“Tentu hal itu menjadi perhatian kami di BNN Provinsi maupun BNN Kabupaten untuk mengawasi potensi peredaran gelap narkoba,”tandas Setiawan.
Adapun langkah antisipasi dan strategi pemetaan yang disiapkan kata Setiawan, pihaknya senantiasa mengikuti arahan dari BNN RI dan BNN Provinsi Bali, seperti mengedepankan pencegahan,pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Selain itu juga disiapkan langkah-langkah kerja sama dengan pihak terkait, pemanfaatan teknologi. Langkah terakhir dengan mengambil tindakan pemberantasan.
“Kami memilih mengedepankan soft power approach (pendekatan encegahan) dan smart power approach (pemanfaatan teknologi) dan coorperation (kerjasama). Melakukan penguatan kepada masyarakat di semua generasi, langkah sosialisasi, ketahanan diri dan keluarga, rehabilitasi akan menjadi strategi dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika,” terang Setiawan.
Ia menambahkan untuk langkah pemberantasan (hard power approach) BNN Kabupaten Klungkung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, bea cukai, maupun instansi di luar negeri seperti AFP dan DEA.
“Dengan ini kami berharap ke depan bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam soft power dan hard powernya,” demikian Setiawan.
Sementara, Plt Bupati Klungkung I Made Kasta sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah-langkah yang diambiloleh BNN guna mencegah terjadinya peredaran gelap narkoba. Kasta menyatakan Pemkab ikut mensupport BNN dengan menugaskan pihak Kesbangpol gencar melakukan sosialisasi melalui program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
“Kami akan tugaskan Kesbangpol ikut mensupport BNN dalam program P4GN,” kata Made Kasta. (yan)








