
DENPASAR – Konferensi Daerah (Konferda) Pro Jokowi (Projo) Provinsi Bali secara resmi telah memutuskan untuk mengusulkan nama paket Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Nama yang sudah diputuskan dalam Konferda Projo Bali, Prabowo Subianto sebagai capres dan Ganjar Pranowo sebagai Cawapres.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPD Projo Bali, Gusti Agung Rony Indra Wijaya seusai Konferda Projo Bali yang digelar di Inna Bali Hotel Denpasar, Minggu (13/8/2023).
Ketua DPD Projo Bali Gusti Agung Rony Indra Wijaya mengatakan, pada pelaksanaan Konferda, sebelum nama paket capres-cawapres, Prabowo-Ganjar diputuskan dan ditetapkan, sempat mencuat usulan nama Gibran, putra Presiden Joko Widodo.
Namun, terbentur masalah usia calon yang masih berproses di Mahkamah Konstitusi, terkait batas usia calon presiden dan calon wakil presiden, Projo Bali menetapkan usulan dan dukungannya pada Prabowo-Ganjar.
“Nama Gibran sempat muncul, tetapi terbentur batas usia masih berproses di MK, Projo Bali akhirnya memutuskan Prabowo-Ganjar,”tegasnya.
Alasan Projo Bali memilih Prabowo karena Prabowo dinilai sangat tegas dan memiliki keberanian yang tidak perlu diragukan.
“Indonesia kedepan membutuhkan pemimpin tegas dan pemberani,”katanya.
Prabowo juga dinilai pigur yang sangat tepat untuk melanjutkan kepemimpin Presiden Jokowi lima tahun kedepan.
Dalam kesempatan tersebut DPD Projo Bali, keputusan yang telah ditetapkan murni keputusan Konferda Projo Bali bukan pesanan politik. Sebab, Projo Bali yang keanggotaannya mencapai 500 orang tersebar di semua kabupaten kota di Bali sangat indefenden. Sebab, keberadaan keanggotaan Projo Bali ada berbagai warna didalamnnya.
“Projo Bali tidak ada pesanan dan kebutulan warna bendera merah. Kami memilih Prabowo karena diyakini Prabowo mampu untuk melanjutkan program pembangunan presiden Jokowi dan memilih Ganjar Pranowo lebih pada kedekatan kami sebagai sahabat,”imbuhnya.
Pihaknya berharap paket capres dan cawapres yang telah ditetapkan ini akan terus di kawal dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) se Indonesia nanti. Pihaknya berharap semua provinsi di Indonesia bisa melahirkan paket yang sama seperti Bali.
Namun demikian apapun keputusan provinsi lain, Projo Bali tidak bisa melakukan intervensi. Pihaknya berharap, nama paket Prabowo-Ganjar tersebut akan dikawal dalam Rakernas Projo. Sebab, Projo ini milik rakyat, suara rakyat adalah suara projo.
Sementara selain memutuskan capres-cawapres Prabowo-Ganjar, Konferda Projo Bali juga melahirkan beberapa keputusan penting diantaranya
Projo Bali menginginkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan nasional sehingga kedua tokoh nasional ini, Prabowo dan Ganjar harus disatukan melalui dukungan Projo diseluruh Indonesia.
Paket capres cawapres ini, ketika terpilih diyakini akan mampu menjaga persatuan nasional dan keutuhan NKRI, Kebhinekaan dan mencegah intoleransi serta mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Sementara program prioritas yang diharapkan, diantaranya ketersediaan pekerjaan dan lapangan pekerjaan. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat diberikan secara gratis, Kenaikan upah pekerja, memberikan bantuan modal pertanian dan bantuan pupuk.
Pembangunan pusat Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai ibukota yang baru, pembangunan jalan tol dan pembangunan jalan tol. (arn/jon)








