
DENPASAR – Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali Kadek Arimbawa, SH, akan tetap menjadi panglima perang untuk memenangkan partai Hanura di Bali pada pertempuran Pemilu 2024 mendatang.
Bahkan Lolak- demikian panggilan akrabnya siap mengawal secara lahir dan batin untuk memenangkan partai Hanura di Bali. Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa pada cannel Youtube Partai Hanura Provinsi Bali, Sabtu (8/7/2023).
Memurut Lolak demikian panggilan akrabnya, setelah partai Hanura melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) partai Hanura sangat optimis akan bisa kembali merebut kursi di DPRRI dengan ambang batas parlemen treashold diatas 4 persen. Mencapai target tersebut seluruh DPD Hanura se-Indonesia telah berikrar untuk menetapkan 10 juta suara pada Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang.
“Laporan masing-masing DPD saat itu bukan laporan ABS (Asal Babak Senang), apalagi di Bali semua kader, calon-calon legislatif sudah siap bertempur all out pada Pemilu 2024,”tegasnya.
Sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali, Lolak menambahkan siap mengawal lahir batin semua DPC kabupaten kota partai Hanura di Bali meskipun dia sendiri sebagai Ketua DPD Hanura Bali dicalonkan oleh DPP partai sebagai calon anggota legislatif DPRRI melalui daerah pemilihan Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dalam kesempatan tersebut Lolak menjelaskan semua proses penentuan caleg hingga lahir keputusan DPP partai yang memutuskan dan DPP partai menugaskan Kadek Arimbawa maju ke DPRRI melalui Dapil Sulteng. Bukan berarti pencalegan dirinya di Suleteng oleh DPP, Hanura Bali seakan akan kehilangan kepala karena Ketua DPD Hanura Bali bertarung di Sulteng. Seperti isu yang dihembuskan oleh caleg bebotoh Wayan Setiawan.
“Semua mekanisme partai sudah dijalankan melalui rapat-rapat dan segala pertimbangan bahwa partai Hanura bukan saja bisa merebut suara saat pemilu akan tetapi juga bagaimana partai Hanura bisa merebut kursi untuk DPRRI,”tegasnya.
Sementara menanggapi isu caleg bebotoh Wayan Setiawan asal Badung telah mengundurkan diri sebagai caleg partai Hanura dengan alasan tidak mendapat restu dari keluarga ditanggapi santai Ketua DPD Kadek Arimbawa.
Menurutnya caleg bebotoh tersebut tidak memahami mekanisme partai, dan harus dimaklumi juga bahwa yang bersangkutan baru beberapa minggu bergabung bersama Hanura dan setelah viral melalui podcast yang difasilitasi oleh DPD Partai Hanura mundur dari pencalegan partai Hanura.
Setelah merasa dirinya viral di medsos langsung hengkang ke partai Nasdem, setelah mundur dari pencalegan di partai Hanura, Wayan Setiawan masuk di partai Nasdem dan maju ke DPR RI. Lolak berharap apa yang telah dilakukan di partai Hanura, tidak ditularkan di partai Nasdem.
“Wah, saya ucapan selamat apa yang dicita-citakan caleg Wayan Setiawan bisa tercapai,” pungkasnya. (arn/jon)








