
MANGUPURA – Kondisi Jalan Raya Denpasar-Petang Kabupaten Badung kerap menjadi sorotan di media sosial.
Di sejumlah titik, jalan yang menghubungkan tiga kabupaten/kota, yakni Denpasar-Badung dan Bangli ini mengalami kerusakan. Padahal jalan ini merupakan jalur pariwisata menuju obyek wisata Sangeh dan Kintamani.
Dari pantauan kerusakan bisa dirasakan selepas Jalan Ahmad Yani Denpasar tepatnya setelah Jembatan Sibang menuju Pasar Sibang hingga Pasar Mambal. Tak sampai disana, selepas jembatan Mambal kerusakan berupa jalan bergelombang sangat dirasakan di depan SMPN 5 Abiansemal eks Pasar Latu.
Upaya perbaikan telah dilakukan berulang kali dengan tambal sulam. Akan tetapi tidak menyelesaikan masalah, jalan tetap bergelombang sangat membahayakan pengguna jalan. Kondisi jalan yang tak rata dan berlubang temukan berlanjut di jalur Desa Abiansemal-Blahkiuh-Sangeh hingga Banjar Gerana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IB Surya Suamba tak menyangkal adanya kerusakan disejumlah titik diruas Jalan Denpasar-Petang. Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena terbentur kewenangan.
“Kami terbentur kewenangan, status jalan adalah jalan Provinsi Bali. Sehingga seluruh kewenangan termasuk perbaikan menjadi kewenangan Pemprov Bali,” ungkap Surya Suamba yang dikonfirmasi, Senin (24/4/2023).
Nah, terkait kerusakan jalan yang notabena berada diwilayah Kabupaten Badung, pihaknya mengaku sudah sempat bersurat resmi ke Dinas PU Provinsi Bali agar dilakukan perbaikan.
“Kami sudah sempat bersurat resmi, secara lisan juga beberapa kali telah kita sampaikan, tapi saat ini memang belum ada tanggapan,” katanya.
Pihaknya berjanji akan kembali menyampaikan kondisi kerusakan Jalan Denpasar-Petang, agar segera mendapatkan penanganan. (lit/jon)








