
GIANYAR – Hingga hari kelima, pencarian bule Rusia, Vladimir Khusnirenko (34) yang tenggelam di Pantai Saba, Rabu (19/4/2023) belum ditemukan.
Koordinator Tim SAR gabungan, Komang Sudiarsa, Minggu (23/4/2023) mengatakan, kendala pencarian korban karena arus laut sangat kuat. Selain itu, gelombang juga dari beberapa minggu kemarin sangat tinggi sehingga penyisiran hanya dilakukan di bibir pantai.
“Kami melakukan penyisiran ke sisi barat enam kilo dan sisi timur empat kilo,” ujar Komang Sudiarsa.
Selama ini, kata Sudiarsa, cukup sulit menemukan korban yang tenggelam di Pantai Saba-Pering.
“Setahun lalu juga ada kejadian serupa dan sampai sekarang belum juga ditemukan. Kendala saat terjadi kasus karena posisi air laut lagi pasang. Hembusan arah angin berubah juga berubah-ubah. Cuaca yang jadi masalah. Arah arus laut juga berubah-ubah,”ungkapnya.
Sesuai SOP, pencarian dihentikan apabila sampai tujuh hari korban belum ditemukan.
“Setelah hari ke tujuh, pencarian akan dihentikan. Namun bukan berhenti total, kami akan bergerak lagi jika ada laporan masyarakat tentang keberadaan korban titik temu yang menguatkan keberadaan korban,” tandasnya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Gianyar Ida Bagus Putu Suamba mengatakan, hingga Minggu ini, kondisi ombak masih sangat tinggi. Pihaknya mengimbau masyarakat agar waspada jika beraktivitas di pantai.
“Tetap waspada, jangan mandi dulu. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Ombak saat ini sangat tinggu,” tandasnya. (jay)








