
DENPASAR – Nyaris gagal merealisasikan target, skuad Bali United akhirnya memenuhi pancangan bidikan manajemen Serdadu Tridatu yakni bercokol di ranking 5 di penutup Liga 1 Indonesia.
Nyaris gagal merealisasikan target manajemen itu setelah Spasojevic dkk saat melawan PSIS Semarang lalu sempat tertinggal lebih dulu dua gol dari lawan, namun akhirnya mampu membalikkan skor yang akhirnya menang 3-2.
Jelas kemenangan itu tak akan terkejar oleh Madura United. Hasil itu juga membuat senang arsitek Bali United “Teco” Cugurra. Kemenangan ini juga menjadi hasil dari perbincangannya dengan para pemain 4 hari sebelum laga menghadapi PSIS.
“Saya rasa sejak babak pertama, kedua tim tidak mau kalah. Sebelumnya kami sering bicara dengan pemain untuk bisa menyelesaikan musim ini dengan baik sesuai target dari manajemen di lima besar. Sekarang kami berhasil mencapai,” kata Teco Rabu (12/4/2023) malam.
Sementara bek Bali United Leonard Tupamahu yang bermain 90 menit dalam pertandingan kali ini menyebut jika kemenangan atas PSIS Semarang merupakan bukti jika mentalitas Bali United masih belum luntur.
Disebutkannya, kondisi itu menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain musim depan.
“Sempat tertinggal 0-2 dan berbalik unggul, menunjukkan mental dan karakter Bali United yang sesungguhnya. Bagi saya, ini bagus untuk Bali United di musim depan,” jelas Leonard.
Dirinya juga senang karena Teco memberikan kesempatan bermain penuh di laga terakhir meskipun usianya sudah hampir menyentuh angka 40 tahun.
“Tidak gampang di usia yang hampir 40 tahun, bermain penuh seperti ini. Saya bersyukur diberikan kesempatan bermain oleh Coach Teco,” tandasnya. (ari/jon)








