
KLUNGKUNG – Saudagar sapi di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali dikeraji oleh seseorang yang tidak bertangung jawab.
Caranya, oknum ini melepaskan paksa puluhan sapi milik para saudagar dari kandangnya di Banjar Bodong, Desa Ped, Nusa Penida, Sabtu (1/4/2023).
Pelaku memotong tali pengikat 33 sapi dari 36 sapi yang terikat. Tali pengingkat itu diputus menggunakan senjata tajam. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Polsek Nusa Penida oleh salah seorang saudagar sapi I Made Sarjana.
Hingga Minggu (2/4/2023), sebanyak 32 ekor sapi sudah ditemukan, sisanya satu ekor sapi masih dalam pencarian.
Dari hasil introgasi aparat Polsek Nusa Penida dengan sejumlah saudagar sapi, para saudagar sapi ini sudah lebih dari setahun menggunakan lokasi itu untuk mengkandangkan sapi sebelum dijual. Selama ini juga tidak ada masalah baik dengan warga sekitar maupun dengan pemilik tanah.
Bahkan dari pihak kelihan banjar setempat memberikan penerangan listrik di lokasi kejadian dengan membayar Rp 50.000 per bulan.
Demikian pula terhadap tempat lokasi kejadian, para saksi selaku saudagar tidak ada permasalahan karena adanya sistem kontrak dengan membayar 5.000 per ekor kepada pemilik tanah.
“Atas pengaduan tersebut kemudian Unit Reskrim mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan olah TKP di mana ditemukan tali pengikat sapi dalam keadaan terpotong yang diduga dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan sajam (senjata tajam),” tandas Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumarta, dikonfirmasi Minggu (2/4/2023).
Menurut Ida Bagus Putra terkait dengan peristiwa tersebut belum adanya bukti kuat mengarah kepada seseorang sebagai pelaku dan masih dilakukan penyelidikan secara intens guna mencari keberadaan pelaku. (yan)








