
KUTSEL – Arus lalulintas di jalur motor Jalan Tol Bali Mandara, tepatnya pada kilometer 7 arah Nusa Dua, sempat disetop sesaat pada Sabtu (18/3/2023), sekitar pukul 14.00 Wita.
Hal tersebut dilakukan lantaran adanya temuan gerombolan tawon yang hendak bersarang di salah satu titik railing.
Manager Operation & Maintenance PT Jasamarga Bali Tol (JBT), I Putu Gandi Ginantra mengungkapkan, penghentian arus dilakukan berkaitan dengan langkah penanganan. Begitu usai, pemotor sudah langsung diperkenankan untuk meneruskan perjalanan.
“Saat petugas Mobile Customer Service Jalan Tol atau Patroli Jalan Tol sedang melakukan patroli rutin, didapati gerombolan tawon hendak bersarang di salah satu bagian railing. Dinilai berpotensi membahayakan pengguna, maka petugas langsung melakukan penanganan,” ungkapnya Minggu (19/3/2023).
Penanganan, sambung dia, dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Yakni dengan menyemprotkan obat pembasmi serangga.
“Begitu usai ditangani, pengendara sudah langsung kami perkenankan untuk melanjutkan perjalanan,” sebutnya didampingi Assistant Manager Risk & Quality Management and Corporate Communications PT JBT, I Wayan Purwa Jaya.
Penanganan terhadap hal semacam itu, ditegaskan Gandi, notabene merupakan bagian dari layanan yang diberikan pihaknya selaku pengelola Jalan Tol Bali Mandara.
Yang mana tujuannya tiada lain adalah untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan keselamatan berkendara.
“Memang persoalannya terlihat sederhana. Tapi jika dibiarkan, maka berpotensi mengganggu pengguna,” pungkasnya. (adi/jon)








