
BULELENG – Serangkaian peringatan Hari Air se-Dunia, Perumda Air Minum Tirta Hita (AMTH) Buleleng, gelar penghijauan di Hutan Wisata Desa Silangjana Kecamatan Sukasada.
Selain penguatan daerah resapan air untuk mencegah banjir dan menjaga sumber air, penanaman 1.000 pohon aren juga diharapkan dapat membantu peningkatkan produksi gula aren, sebagai salah satu mata pencaharian warga masyarakat di Desa Silangjana.
“Serangkaian peringatan Hari Air se-Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2023 bertepatan dengan Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Caka 1945, kami bersinergi dengan Camat Sukasada,aparat desa dan masyarakat Silangjana melaksanakan penghijauan, menanam 1000 pohon aren di Hutan Wisata Silangjana,” ungkap Dirut Perumda AMTH Buleleng I Made Lestariana pada kegiatan penghijauan di Bukit Desa Silangjana, Jumat (17/3/2023).
Lestariana didampingi Danramil Sukasada Kapten Gede Buktiana, Camat Sukasada I Gusti Ngurah Suradnyana dan Prebekel Silangjana Komang Suparma menandaskan, penanaman pohon aren dan beringin di Hutan Wisata Desa Silangjana merupakan salah satu bentuk penyaluran Corporate Sosial Responsibility (CSR) Perumda Air Minum Tirta Hita (AMTH) Buleleng kepada masyarakat.
“Penyaluran CSR berupa bibit pohon aren dan penghijauan yang dilakukan secara sinergis ini, kita harapkan dapat bermanfaat dalam upaya menjaga dan melestarikan sumber air, hutan sekaligus berdampak positif bagi masyarakat setempat, baik pengembangan hutan wisata dan usaha berupa produks gula aren,” tandas Lestariana dibenarkan Suradnyana.
Selaku Camat, Suradnyana menandaskan penanaman pohon aren sengaja dilakukan, selain memperkuat daerah resapan karena akarnya menyebar, pohon aren juga dapat menghasilkan tuak yang bisa diminun dan juga bahan untuk produksi gula aren.(kar/jon)








