
MANGUPURA – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten mulai melaksanakan penilaian lomba ogoh-ogoh pada Senin (27/2/2023).
Penilaian awal menggunakan sistim zone sebelum nantinya akan dinilai tingkat kabupaten untuk menentukan pemenang I, II dan III.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha mengungkapkan penilaian tingkat Zona dilaksanakan mulai 27 Februari hingga 3 Maret 2023. Pada penilaian yang dibagi menjadi 7 zona ini, akan ditentukan tiga pemenang untuk masung-masing zona yang akan kembali dinilai oleh Tim Penilai Kabupaten.
“Penilaian ogoh-ogoh ini kita bagi menjadi dua yakni antar zona, kemudian pemenangnya akan dinilai oleh tim kabupaten,”terang Sudarwitha.
Untuk pemenang tingkat zona akan diumumkan tanggal 4 Maret 2023 mendatang. Seluruh pemenang tingkat zona akan dinilai oleh tim kabupaten selama dua hari yaitu, tanggal 13 Maret dan 14 Maret 2023. Untuk ditingkat Kabupaten, nantinya menetapkan tiga ogoh-ogohsebagai Predikat terbaik I, II, III dan Harapan I,Harapan II dan Harapan III.
“Pengumuman akan kami lakukan pada 15 Maret 2023 mendatang,”imbuhnya.
Sebagai pemenang I akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp15 juta, pemenang II Rp12 juta, pemenang III Rp9 juta, dan harapan I, II dan III menerima masing-masing Rp5 juta.
Sementara itu, ogoh-ogoh Boma Pralaya karya Sekee Teruna Wijaya Kesuma, Banjar Dlod Pasar, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, menjadi salah satu ogoh-ogoh yang mendapatkan penilaian pada hari pertama.
Ketua Seka Teruna Wijaya Kusuma I Putu Agus Kumara Dita mengatakan bahwa ogoh-ogoh yang dibuat bejudul Boma Pralaya. Ia mengaku bahan yang digunakan juga ramah lingkungan.
“Tadi sudah dinilai, jadi kami memanfaatkan barang ramah lingkungan,” katanya. Bahan yang digunakan diantaranya arah dan kulit telur, yang digunakan pada bagian tubuh ogoh-ogoh. (lit/jon)








