
DENPASAR- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Bali akan membuka pintu bagi para calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) untuk berkolaborasi pada perhelatan Pemilu Legislatif (Pileg), 14 Pebruari 2024 mendatang.
Namun, kesempatan dan peluang ini diberikan kepada para calon anggota DPD-RI ini dengan catatan, ada komunikasi dan ada komitmen dengan partai Gerindra.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Mulyawan Arya disela-sela kegiatan upacara Karya Ngenteg Linggih dan Rsi Gna di kediamannya, di Denpasar Selasa (27/12/2022).
Menurut Ketua DPD Muliawan Arya, informasinya sampai saat ini tercatat puluhan bakal calon yang sudah menyampaikan konfirmasi untuk mendaftar ke KPU guna merebut kursi sebagai senator di Senayan nanti.
Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar yang juga dipanggil De Gadjah ini, mengatakan meski peran DPD-RI masih terbatas, kalau dibandingkan dengan DPRRI yang kewenangannya sangat luas. Peran DPD-RI, memiliki peran penting dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bali di pusat.
“Kami membuka pintu untuk berkolaborasi bersama kader partai Gerindra, dengan catatan ada komunikasi yang inten dan komitmen yang jelas pula,”ujarnya.
Komunikasi dan komitmen bersama sangat penting. Para tokoh bakal calon yang diharapkan bisa berkolaborasi adalah para tokoh Bali yang memiliki visi dan misi yang sama dengan Partai Gerindra. Sebab, visi misi yang sama akan dijadikan salah satu syarat penting dalam skema kolaborasi yang dilakukan yakni dukungan suara melalui basis massa yang dimiliki.
“Terpenting calon senatornya ada komunikasi yang baik. Kita bisa tukar basis massa untuk kolaborasi yang saling menguntungkan,”imbuhnya.
De Gadjah menyebutkan, selama ini sudah ada beberapa bakal calon yang telah melakukan komunikasi dengan partai Gerindra. Hanya saja, nama-tersebut tidak layak untuk dibeberkan ke publik.
“Sudah ada beberapa tokoh yabg sempat komunikasi tetapi komunikasinya belum intensif dilakukan dan belum ada kejelasan komitmen,”pungkasnya.
Seperti diketahui para tokoh masyarakat Bali yang sudah menyampaikan persyaratan dukungan ke KPU Bali sejak dibuka 16-29 Desember pendaftaran di KPU Bali hingga saat ini tercatat ada 26 bakal calon DPD-RI.
Tetapi yang sudah menyerahkan berkas persyaratan sebanyak 9 orang, diantaranya Anak Agung Gde Agung, Arya Wedakarna, Ketut Hari Suyasa, Ketut Wisna, Komang Merta Jiwa, Made Kerta Suwirya, Wayan Geredeg dan Putu Wahyu Widiartana. (arn/jon)








