
JEMBRANA – Kelangkaan BBM, khususnya Solar dan Pertalite melanda sejumlah Stasiun Pengisian BBM di Jembrana. Menghilangnya kedua jenis BBM tersebut, bahkan sudah dirasakan sejak Minggu (4/12/2022). Ketiadaan BBM Solar dan Pertalite tersebut, tidak hanya terpantau di SPBU yang beroperasi di seputaran kota Negara, bahkan merembet hingga di Kecamatan Mendoyo hingga kecamatan Pekutatan.
Semua SPBU di wilayah tersebut, memasang plang pengumuman bahwa Solar dan Pertalite habis. Yang terlayani hanya kendaraan yang menggunakan BBM Pertamax. Habisnya stok BBM Solar, membuat sejumlah sopir angkutan truk, kecewa. Mereka mengeluhkan ketiadaan solar.

Seperti dilontarkan Mujiono, sudah seharian bahkan harus menginap di SPBU di Mendoyo Dauh Tukad. “Saya berangkat dari Gilimanuk, mencari solar namun semua SPBU yang disinggahi habis, demikian juga di SPBU Mendoyo, juga solarnya habis,” sungut sopir asal Surabaya.
Demikian pula dikeluhkan sopir Muryono, sopir truk pengangkut buah-buahan, yang mengaku mencari solar sejak kemarin siang, sampai sekarang belum bisa melanjutkan perjalanan. “Saya sampai di SPBU ini sudah satu hari, sampai hari ini belum bisa jalan lantaran solar yang dicarinya habis. Terpaksa menginap untuk bisa mendapatkan solar yang katanya akan datang hari ini,” ungkap sopir asal Situbondo.
Sejumlah pengendara mobil dan sepeda motor, yang tadinya mencari pertalite untuk kendaraannya terpaksa beralih ke Pertamax.
Manager SPBU Mendoyo Dauh Tukad I Ketut Apersa, mengaku sudah melakukan pemesanan dari pusat atas ketiadaan solar dan pertalite. “Sejak kemarin sudah diorder diperkirakan pesanan itu baru tiba esok hari,” katanya. (ara,dha)








