
MANGUPURA- Kemacetan parah yang terus terjadi pada jalan Canggu- Tanah Lot karena beban jalan sangat berat.
Kapasitas jalan sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan. Sehingga perlu dipikirkan untuk membuka akses jalan baru, salah satunya melanjutkan pembangunan Jalan Gatot Subroto Barat Denpasar menuju Canggu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung IB Surya Suamba menjelaskan, pada jam-jam tertentu terjadi kemacetan parah pada jalan Canggu-Tanah Lot. Selain merupakan jalur alternatif dari Denpasar menuju Tabanan, jalan ini juga termasuk jalur pariwisata.
Dilihat dari statusnya, Jalan dari Simpang Kerobokan menuju Canggu, Munggu hingga Tanah Lot di Kabupaten Tabanan sepanjang 9,8 kilometer status jalanya adalah milik Pemprov Bali.
“Karena status jalan Provinsi, untuk kewenangan pemeliharaan maupun peningkatan termasuk drainase dan trotoarnya, ada di Pemprov Bali,”ungkap Surya Suamba yang dikonfirmasi, Minggu (27/11/2022).

Pihaknya menilai, kapasitas jalan tersebut sudah tidak mampu menampung kendaraan, sehingga perlu dipikirkan pembuatan alternatif jalan baru, salah satunya melanjutkan pembangunan jalan Gatot Subroto Barat Denpasar hingga ke Canggu.
“Harapan kami Pemerintah Kabupaten Badung agar pemerintah atasan dapat melanjutkan pembangunan jalan Gatot Subroto Barat – canggu. Untuk mengurangi beban jalan Canggu-Tanah Lot,”katanya.
Untuk melanjutkan pembangun jalan tersebut kata dia, sesuai kewenangan bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat atau Pemprov Bali.
Namun demikian, menurutnya Pemkab Badung tidak tinggal diam menyikapi kemacetan dikawasan tersebut. Pada tahun anggaran 2023, akan dimulai penataan jalan mulai dari simpang Canggu, Tibubeneng, Dalung dengan membuat shortcut sepanjang 400,33 meter dengan lebar jalan 10 meter.
“Pada APBD induk 2023 sudah terpasang anggaran pembebasan lahan. Mudah-mudahan pada perubahan bisa dianggarkan untuk pembangunan jalannya,”kata Surya Suamba.
Pada APBD induk 2023 juga telah terpasang anggaran untuk pembangunan drainase dan trotoar disejumlah jalan di wilayah Pererenan, Canggu dan Berawa. (lit/jon)








