
DENPASAR – Satu lagi dunia biliar Bali memiliki talenta-talenta muda biliar yang memilii bakat, potensi dan pretasi yang ke depannya bisa diandalkan sebagai pebiliar masa depan Pulau Dewata. Adalah Niko Pratama Mitchelhill yang merupakan berlian muda yang kini namanya mencuat sebagai pebiliar putra belia karena usianya pada April 2022 nanti baru menginjak 13 tahun.
Putra semata wayang pasangan Derek dan Magdalena Diana Dewi ini memang sudah beberapa kali tampil gemilang dan sudah mulai menghadapi pebiliar-pebiliar senior di Bali di beberapa turnamen yang digelar di Bali baik level lokal maupun nasional.
“Saya akan terus memaksimalkan performa saya saat berlaga di berbagai turnamen agar terus mengasah kualitas teknik individu. Terakhir saya juara I pada Turnamen 9-ball Open Handicap di Jepun Billiard lalu. Kalau di even-even sebelumnya saya sudah 3 kali tembus 8 besar,” ujar Niko saat dihubungi, Rabu (2/11/2022).
Siswa kelas 8 SMPN 3 Tampak Siring Gianyar ini menyadari jika dirinya harus lebih kerja keras berlatih dan mengasah mental bertandingnya.
“Saya akan juga terus mengejar prestasi di even apapun agar terus menunjukkan performa dan prestasi menanjak. Saya paham kalau saya masih belia dan masih banyak waktu untuk melakukan itu semuanya,” tegas Niko.
Pebiliar kelahiran Denpasar, 15 April 2009 itu mengakui jika selama ini dirinya sangat didukung oleh kedua orang tuanya. Bahkan untuk Latihan khusus dirumahnya sudah disediakan meja biliar sendiri.
“Saya mulai berlatih biliar pada usia 10 tahun atau sekitar tiga tahun lalu dan papa yang langsung melatih saya. Beliau dan mama sangat mendukung dan selalu memberikan motivasi tinggi kepada saya agar bisa menjadi pebiliar penuh prestasi ke depannya, diluar dunia akademis yang saya jalani. Saya juga ingin nantinya bisa menjadi atlet Porprov Bali dululah dan selanjutnya bisa masuk sebagai pebiliar level nasional,” demikian Niko. (ari/jon)








