
DENPASAR – Pengprov PGSI Bali memastikan 5 Kabupaten turut pada cabang olahraga (cabor) gulat yang dipertandingkan secara ekshibisi pada Porprov Bali XV/2022 pada 15 November di di GOR Lila Bhuana, Denpasar.
Lima Kabupaten yang akan turut pada even yang dihelat secara sehari tuntas itu yakni Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, dan Karangasem. Sementara itu, para juara pada ajang Porprov Bali nanti dipastikan akan proyeksi turun pada ajang Pra PON tahun 2023 nanti.
Menurut Ketua Umum PGSI Bali, Izzuddin Don, cabor gulat sudah pasti akan dipertandingkan secara ekshibisi untuk pertama kalinya pada ajang Porprov Bali 2022. Saat ini, pihaknya masih menunggu SK resmi dari KONI Bali soal kepastian tersebut, yang jelas segala administrasi sudah lengkap sebagai syarat bisa dipertandingkan secara ekshibisi. Termasuk sudah sempat menggelar Kejurprov belum lama ini di Kabupaten Bangli yang berlangsung dengan sukses dan lancar.
“Jika nanti sukses menggelar pertandingan secara ekshibisi pada Porprov selanjutnya diharapkan bisa dipertandingkan secara resmi. Sehingga perolehan medalinya nanti, bisa diakui resmi masuk Kontingen daerahnya masing – masing. Di Porprov nanti akan dipertandingkan 2 kelas untuk putri, dan 3 kelas untuk putra. Namun, kepastiannya masih akan dibahas secara detail pada saat teknikel meeting (TM) sehari sebelum pertandingan,” tutur Izzudin Don di KONI Bali, Senin (24/10/2022).
Izzuddin Don menambahkan, kenapa ada Kabupaten yang absen termasuk Kota Denpasar, semua itu diakui karena kesulitan mencari figur Ketum Cabor. Sehingga sampai sekarang belum terbentuk di semua Kabupaten/Kota, akibatnya ada yang absen saat dipertandingan ekshibisi nanti. Daerah yang absen yakni Klungkung, Tabanan, Jembrana dan Denpasar.
Izzuddin Don menambahkan, padahal cabor gulat sudah dipertandingkan resmi pada ajang PON. Sehingga juara Porprov nanti akan tetap dibina kedepannya dan diproyeksikan tampil pada ajang Pra PON tahun 2023. (ari/jon)








