
BULELENG – Potensi perikanan laut Kabupaten Buleleng yang membentang sepanjang 157 kilometer, mendapat perhatian khusus perusahaan swasta nasional PT. Suri Tani Pemuka.
Dengan menggandeng Hendrix Genetics yang berpusat di Hawaii, perusahaan yang bergerak di bidang industri budidaya perairan ini, membangun broodstock multiplication center, pusat pembesaran induk udang vannamei di wilayah Desa/Kecamatan Tejakula.
“Bersama Hendrix Genetics, PT. Suri Tani Pemuka membangun join perusahaan PT. Kona Bay Indonesia (KBI) untuk mengembangkan bisnis pembesaran induk udang vannamei dengan nilai investasi Rp 40 Miliar lebih di wilayah Desa/Kecamatan Tejakula,” ungkap Ari Setiardhi selaku General Manager (GM) PT. Kona Bay Indonesia usai peresmian pusat pembesaran induk udang vannamei di Desa/Kecamatan Tejekula, Kamis (20/10/2022).
Ia menandaskan, pembangunan broodstock multiplication center pada lahan seluas 16.000 meter2 di wilayah desa/ kecamatan Tejakula ini tidak terlepas dari hasil kajian lokasi yang cukup confiden dan memenuhi standar untuk pengembangan budidaya udang vannamei.
“Lokasi dan biosecurity sangat bagus. Ini akan menjadi lokasi permanen untuk pengembangan budidaya, pembesaran induk udang vannamei,” tandasnya.
Setiap tahun, pusat pembesaran induk udang vannamei ini ditargetkan mampu memproduksi 80 ribu ekor, dengan kapasitas produksi rata-rata sekitar 7 sampai dengan 8 ribu ekor/bulan.
“Dan kapasitas produksi sebesar itu, diyakini cukup untuk memenuhi pasar dalam negeri yang memerlukan indukan sebanyak 120 ribu ekor pertahun. Prioritas utama kami, memenuhi permintaan pasar nasional dan Indonesia memperoleh kualitas indukan udang terbaik,” tegasnya.
Senada dengan GM PT. Kona Bay Indonesia, Rafael Jacobus Henri Gerard Beeren selaku Chief Business Development Officer Management Hendrix Genetics menyatakan pihaknya fokus pada hasil produksi berkualitas.
“Dengan upaya teknologi genetik dan pengembangbiakan terbaik, produksi indukan yang dihasilkan di Tejakula ini kami harapkan memiliki kualitas yang sama dengan indukan kami yang di sana (Hawaii,red),” tegasnya.
Pembangunan pusat pembesaran induk udang vannamei di Tejakula ini juga diharapkan dapat memotong rantai distribusi, terutama dalam kondisi seperti pandemi yang sangat menyulitkan proses pendistribusian dari Hawaii ke Indonesia.
“Dengan adanya broodstock multiplication center di Tejakula ini juga kami harapkan dapat memenuhi kebutuhan induk udang vannamei di Indonesia,” pungkasnya. (kar)








