
KUTSEL – Universitas Udayana (Unud) kembali melaksanakan upacara akademik dalam rangka wisuda ke-150, Sabtu (15/10/2022). Ada sebanyak 1.427 wisudawan yang dilepas, baik itu berasal dari program Diploma, Profesi, S1, SP-1, S2 ataupun S3.
Mengutip laporan Wakil Rektor Bidang Akademik, seribuan wisudawan tersebut masih didominasi kaum perempuan dengan jumlah 744 orang. Bahkan dari sisi prestasi akademik, IPK wisudawan perempuan terbilang lebih baik ketimbang laki-laki. Yakni dengan rata-rata 3,74 dibandingkan laki-laki yang hanya mencapai rata-rata 3,67.
Demikian pula untuk masa studi rata-rata. Wisudawan perempuan hanya sekitar 7,6 semester. Sementara laki-laki, rata-rata mencapai 8,5 semester. Semua hal tersebut menunjukkan, kemampuan akademik perempuan masih lebih baik dibandingkan dengan laki-laki.
Ditemui di akhir wisuda, Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara MEng IPU menyampaikan permohonan maaf dan permaklumannya. Utamanya kepada para calon wisudawan yang karena keterbatasan kapasitas, mengakibatkan wisudanya menjadi tertunda.
“Jadi saya mohon permakluman dan mohon maaf kepada para calon wisudawan yang belum bisa mengikuti wisuda, walaupun sudah selesai program pembelajarannya. Ini karena keterbatasan kapasitas, jadi begitu kami dapatkan jumlah sesuai kapasitas, pendaftaran wisuda terpaksa kami tutup. Tapi jangan khawatir, kita akan kembali melaksanakan wisuda yang ke-151 pada bulan Desember mendatang,” sebutnya.
Terlepas dari itu, Rektor Unud mengaku sangat bangga telah melepas para wisudawan tersebut. Dia berharap para wisudawan Unud nantinya bisa berkontribusi kepada masyarakat dalam membangun Negara Republik Indonesia sesuai peranannya masing-masing.
“Kedepan kami akan melakukan evaluasi-evaluasi, sehingga proses pembelajaran akan lebih baik lagi,” sebutnya.
Dia juga mengatakan, evaluasi dimaksud juga dalam rangka meningkatkan angka mahasiswa yang lulus tepat waktu. Pihaknya akan mengusahakan agar nantinya jumlah mahasiswa yang masuk, bisa sama atau paling tidak mendekati jumlah mahasiswa dilepas.
Lebih lanjut, Prof Antara berharap agar para nantinya para wisudawan bukan hanya menjadi pencari kerja. Melainkan juga membuka peluang kerja, yang mampu menampung lulusan-lulusan berikutnya.
“Kami harap mereka bisa menjadi merintis sebuah usaha, dam menjadi pengusaha-pengusaha muda yang sukses,” pungkasnya pada wisuda yang melepas Doktor sebanyak 48 orang, Magister 277 orang, Spesialis 13 orang, Profesi 102 orang, Sarjana 968 orang, dan Diploma 19 orang tersebut. (adii)








