
DENPASAR – Tak tanggung-tanggung, sebanyak 42 pemanah putra dan putri junior Bali berkiprah di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior yang digeber di DI. Yogyakarta pada 16-24 Oktober 2022. Mereka tidak dibebani target khusus oleh Pengprov Perpani Bali di even bergengsi tersebut.
Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, para pemanah junior ini tela melakukan persiapan maang sebelumnya dengan Latihan rutin. Baik latihan dengan klubnya masing-masing maupun maupun dengan pengkab/pengkotnya.
“Latihan bersama juga dilakukan pada 8-9 Oktober 2022 baru-baru ini di Lapangan Panahan Pengkot Perpani Denpasar di Kompyang Sujana , guna berlatih kategori beregu dan mixed demi menjaga kekompakan. Bali sendiri diwakili para pemanah putra dan putri junior dari 5 kabupaten/kota yakni Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar dan Buleleng,” kata Fajar Putra di Denpasar, Senin (10/10/2022).
Lantas bagaimana dengan target sendiri ? Fajar Putra yang juga Wakil Ketua Umum I Pengkot Perpani Denpasar menegaskan jika Perpani Bali tidak memancang target muluk-muluk seperti berapa jumlah medali emas yang diraih.
Melainkan berharap setidaknya bisa menyamai jumlah medali pada Kejurnas Panaha Senior silam yakni raihan 7 medali.
“Sebanyak 42 pemanah utra dan putri junior Bali itu berlaga di DI, Yogyakarta didampingi oleh 10 ofisial baik dari pengurus Perpani ali maupun perwakilan dari masing-masing Pengkab/Pengkot Perpani yang juga mengirimkan pemanahnya. Satu lagi, para pemanah itu mewakili Bali direkrut dari hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Bali yang usai digelar pada Juni 2022 lalu,” terang Fajar Putra.
Menyoal rival ditambahkan Fajar Putra, terberat datanganya dari pemanah DKI Jakarta, tuan rumah DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Untuk pelepasan sudah dilakukan Ketua Umum Perpani Bali Made Rentin sekaligus mewakili KONI Bali baru-baru ini,” tandas Fajar Putra. (ari/jon)








