
JEMBRANA – Program Pendidikan Kecakapan (PKW) Pelatihan Menenun Cagcag (Songket) Tahun 2022 mulai digelar. Menariknya pelatihan dalam upaya mendukung pembangunan pertenunan Jembrana dari hulu ke hilir, merekrut kalangan generasi muda dan lulusan sekolah yang masih menganggur.
Acara pembukaan oleh Bupati I Nengah Tamba di Gedung Kesenian Ir. Soekarno Lantai II, Senin (3/10/2022). Bupati Tamba sangat mendukung pelaksanaan pelatihan tenun ini. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun tenun Jembrana dari hulu ke hilir.
“Saya mendukung sepenuhnya program ini, kita sudah siapkan dari hulu ke hilir. Sektor hulu sudah di bangun Rumah Tenun Jembrana (RTJ) melalui bantuan pusat yang rampung bulan Desember ini. Kemudian hilirnya, anak-anak ini yang tengah dipersiapkan. Tidak hanya di sini saja, di kantong-kantong desa pun juga sudah disiapkan,” jelasnya.
Bupati Tamba mengharapkan, lebih banyak lagi industri rumah tangga tenun bermunculan sampai di desa-desa, tentu produksinya juga akan lebih banyak lagi. Nantinya setelah rumah tenun dibuka, produksi songket maupun endek ditampung di Rumah Tenun Jembrana.
Melalui Program ini Bupati Tamba berharap mampu membangkitkan kembali gairah para perajin tenun untuk mengembangkan usaha tenunnya menuju masa kejayaan.
Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana Ny. Candrawati Tamba mengatakan terselenggaranya pelatihan tenun Cag-Cag melalui Program PKW.
Sementara panitia pelatihan, I Komang Agus Adinata mengatakan pelatihan diselenggarakan selama 40 hari, mulai Senin (3/10/2022) sampai (18/11/2022). Pelatihan diikuti sebanyak 62 orang peserta, dibagi 2 sesi. Sesi pertama tentang pembelajaran teori kewirausahaan ditempatkan di Gedung Ir. Soekarno.
Sedangkan sesi pembelajaran keterampilan tenun di Sentra Tenun Sangkaragung, Kelompok Tenun Putri Mas dan Kelompok Tenun Kembar Sari. (ara,dha)








