
BADUNG – Ancaman mengobrak-abrik pertahanan Bali United nampaknya menjadi misi bagi Persikabo 1973 saat keduanya terlibat ‘bentrok’ pada Liga I Indonesia, pekan 11 di Stadion Dipta Gianyar, Jumat (30/9/2022) pukul 21.30 Wita.
Meski lawan menyiapkan taktik tersebut namun pasukan Serdadu Tridatu adem ayem termasuk mendapat penilaian sangat bagus yang diberikan tak akan membuat terlena skuad Bali United.
Pelatih kepala Persikabo 1973 Djajang Nurjaman (Djanur sapaan penyingkatan Namanya, red) mengaku membawa 21 pemain terbaiknya ke Bali, termasuk striker timnas Indonesia Dimas Drajat. Dimas sendiri diakuinya menyita perhatiannya setelah mencetak dua gol saat membela timnas Indonesia.
“Saya melihat Dimas termasuk mencetak dua gol untuk timnas menggugah hati saya untuk merubah taktik dan strategi saya dengan menggunakan dua striker saat menghadapi Bali United meski saya jarang memainkan dua striker. Tapi melihat performa Dimas saya harus merubah taktik dan di posisi lini depan,” kata Djanur saat PMPC di Badung, Kamis (29/9/2022).
Tak hanya it,u yang paling halus dan harus dijaga Bali United yakni pujian Djanur kepada tim tuan rumah.
“Bali United memiliki pemain bagus dan tak pernah ada masalah jika ada pemainnya cedera. Mereka masih memiliki pemain pengganti. Secara kualitas pemain kami kalah dari Bali United,” jelas Djanur.
Lantas apa tanggapan arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra dengan taktik dan pujian yang dilontarkan Djanur ? Teco Nampak tenang tenang saja dan tak menunjukkan reaksi.
“Saya sudah sering menghadapi tim yang memainkan 2 striker. Saya juga sudah melihat Persikabo 1973 bermain dengan dua striker,” jelas Teco.
Ketenangan pelatih asal Brazil itu juga ditunjukkan menanggapi pujian berlebihan yang diberikan Djanur.
“Saya respek dengan pujian yang diberikan itu namun semuanya akan tetap membuat saya dan tim terus bekerja keras karena saya lihat setiap pertandingan termasuk melawan Persikabo tidak akan mudah dan kami akan tetap bekerja keras,” tutup Teco. (ari/jon)








