
KUTSEL – Sudah 60 tahun Universitas Udayana (Unud) berada di tengah-tengah masyarakat dan berkontribusi terhadap pendidikan anak bangsa. Hal tersebut tentunya sekaligus menjadi bukti, masyarakat Bali ataupun luar Bali, masih menaruh kepercayaannya kepada Unud.
Unud telah melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-60, pada Kamis (29/9/2022). Turut hadir Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), mewakili Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim BA MBA.
Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara MEng IPU mengaku, sangat berterimakasih atas dukungan masyarakat selama ini. Dan untuk perkembangan ke depannya, dirinya mengaku sangat membutuhkan sumbang saran dari segenap komponen masyarakat.
“Tentu saja dukungan itu sangat kami perlukan untuk kemajuan Unud, sekaligus mempererat hubungan masyarakat dengan Unud,” ucapnya.
Pada Dies Natalis tahun ini, Unud mengangkat tema ‘Bergerak Bersama Menuju PTN BH’. Tema tersebut mencerminkan bahwa segenap sivitas akademika Unud tengah bergerak bersama-sama guna meraih status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).
Rektor juga mengatakan, sejak tahun 2011 silam, Unud telah menyandang status sebagai PTN Badan Layanan Umum (BLU). Dan peningkatan status menjadi PTN BH diyakini mampu mendorong Unud untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kinerja SDM, layanan, sehingga bermuara pada unggulnya kualitas lulusan dan siap bersaing.
“Dengan PTN BH, maka Unud akan memperoleh otonomi pengelolaan aset yang lebih luas, sehingga pemberdayaan aset di Unud yang saat ini belum optimal, menjadi lebih baik dan meningkat,” sambungnya.
Ekosistem Pendidikan Bermutu dan Terintegrasi yang sedang dikembangkan, dipastikan mampu menjadikan Unud bertransformasi dari PTN BLU ke PTN BH. Apalagi berdasarkan hasil penilaian sistem Analitik PTN BH, Unud mampu memperoleh skor 377,93.
“Dari skor yang diperoleh, Unud sudah memenuhi kelayakan untuk berubah menjadi PTN BH. Karena skor minimal yang harus dipenuhi untuk perubahan menjadi PTN BH, adalah 300,” imbuhnya.
Dijelaskannya pula, Ekosistem Pendidikan Bermutu dan Terintegrasi yang dikembangkan Unud mencakup dua aspek utama. Yakni aspek Akademik dan Non-Akademik atau Sarana Prasarana Pendidikan.
Dalam bidang Akademik, dimulai dengan beberapa gebrakan untuk mendukung intersionalisasi di level program studi (prodi), fakultas, unit, dan lembaga. Gebrakan dimaksud di antaranya berupa akreditasi internasional yang telah dikantongi sejumlah prodi, launching Udayana University International Senior Researcher Fellowship (UNISERF).
Kegiatan LPPM International Partnership Program and Community Engagement, terbentuknya Udayana University International Advisory Board (IAB), serta kegiatan LPPM International Student Project for Community (Insporty).
Disamping gebrakan program internasionalisasi, dalam bidang akademik katanya juga telah dilakukan kegiatan dan program-program yang mendukung Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi (IKU PT). Unud dipastikan sangat mendukung adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Di Unud sendiri, implementasi MBKM sudah dimulai dari tahun 2020 dan dijalankan secara penuh pada tahun 2021 dalam dua bentuk. Yakni MBKM Terpusat dan MBKM Mandiri dengan tiga klaster pengelolaan yang terdiri dari MBKM Flagship Kemendikbudristek, MBKM dikelola oleh universitas, dan MBKM dikelola oleh prodi atau fakultas,” bebernya.
Dari segi jumlah pesertanya, lanjut Rektor, terbilang mengalami peningkatan signifikan. Dari hanya 10 orang pada tahun 2020, meningkat menjadi 882 pada tahun 2021, dan 3.252 pada tahun 2022.
“Untuk di tahun 2023 ditargetkan meningkat menjadi 5.404 orang,” sambungnya.
Rektor juga mengungkapkan, dalam mewujudkan Ekosistem Pendidikan Bermutu dan Terintegrasi, juga diperlukan adanya dukungan sarana prasarana. Karena itulah pada tahun 2021 terdapat 9 proyek konstruksi yang telah terselesaikan. Yaitu Lanjutan Pembangunan Gedung Fakultas MIPA Kampus Denpasar, Gedung Laboratorium Engineering, Rehabilitasi Gedung Perpustakaan (Gedung Eks LPPM Lama).
Ruang Terbuka Hijau Kampus Sudirman, Renovasi Atap Gedung Auditorium Widyasabha, Ruang CSSD dan FASUM RSPTN, Pemagaran Aset Tanah Unud Tahap II sepanjang 4,8 km, Renovasi Gedung Kuliah Fapet, serta Penataan Halaman, Pos Satpam, dan Hutan Gedung Rektorat.
Dalam pembangunan infrastruktur atau konstruksi dikatakannya pula, pada saat ini Unud sedang berbenah. Di tahun 2022 terdapat 23 proyek yang sedang berlangsung, dan rencananya rampung rampung pada akhir tahun 2022.
Ke-23 proyek tersebut adalah Rehabilitasi Padmasana dan Bangunan Pura Mahawidya Saraswati, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kelautan dan Perikanan, Pembangunan Gedung Dekanat FISIP, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Hewan, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas MIPA, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran.
Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Ilmu Budaya, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Hukum, Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Lanjutan Pembangunan Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), Pembangunan Lanjutan Gedung Humanity (Lecture Building), Renovasi Gedung Perpustakaan Selatan dan Penataan Halaman, Perbaikan Prasarana Rumah Sakit Unud.
Penggantian KAP Gedung JA dan Kompos FTP, Renovasi dinding luar Gedung Pariwisata, Renovasi Gedung FAPET, Renovasi Gedung Fakultas Hukum Denpasar Rehabilitasi Atap Gedung AU (FKP), Perawatan Gedung Kuliah (FT) 2021, Perawatan Gedung Kuliah ( Nilai dibawah Rp25 Juta) FT, Pembangunan Bangunan Green House di Kebun Percobaan FP, dan Pengerasan Akses Jalan Depan Teknik Sipil (BU).
Disamping itu, ada pula 16 proyek konstruksi untuk perencanaan tahun 2023. Belasan proyek dimaksud adalah Perencanaan Renovasi Gedung Perpustakaan Barat, Perencanaan master Plan Sport Centre dan Student Centre, Review Perencanaan Gedung Humanity, Perencanaan Pembangunan Gedung Kuliah Bersama, Perencanaan Pembangunan Rumah Sakit Hewan, Review DED Perencanaan Pembangunan Gedung Dekanat FTP.
Perencanaan Pembangunan Terminal Bus Kampus, Perencanaan Pembangunan Jembatan Menuju Asrama Mahasiswa, Perencanaan Pembangunan Gedung Unit Sumber Daya Informasi Lantai 4 dan Pusat Penelitian, Perencanaan Pembuatan Ruang Biosafety Level (RSPTN), dan Perencanaan Pelebaran Akses Jalan/Trotoar.
“Apa yang telah dicapai oleh Unud selama ini, adalah berkat perjuangan dan kegigihan para pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unud yang sangat mencintai almamaternya. Kemajuan-kemajuan yang kita raih tersebut adalah berkat kebersamaan kita semua, karena kebersamaan membuat kita merasa kuat dan akhirnya betul-betul menjadi kuat. Setiap kebersamaan pasti akan berakhir, tapi kebahagiaannya akan tetap abadi dalam kenangan indah kita,” ucapnya. (adii).








