
DENPASAR – Setelah sebelumnya gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2022, membuat benturan dengan jadwal gelaran Porprov Bali, sehingga berdampak pada atlet cabang olahraga (cabor) utamanya yang berstatus mahasiswa bingung, kini lagi jadwal cabor Pomnas berubah.
Khusus di empat cabor membuat 19 atlet Porprov kini Kembali dibuat pusing. Padahal jadwal empat cabor itu telah disesuaikan sebelumnya bahkan sudah di SK-kan sebanyak dua kali.
Menurut Binpres KONI Bali Agung Bagus Tri Candra Arka, keempat cabor itu yakni basket, taekwondo, panjat tebing dan sepak takraw.
“Kami mendapat informasi jika jadwal empat cabor itu kembali dirubah di Pomnas sehingga ada 19 atlet yang terkena imbasnya,” tutur Tri Candra Arka di KONI Bali, Rabu (28/9/2022).
Dampak tersebut, membuat belasan atlet itu dihadapkan dalam situasi harus memilih antara Porprov Bali atau Pomnas. Mengingat dua event itu sama-sama penting, mau tidak mau kini keputusan diserahkan kepada cabang olahraga bersangkutan.
Sembilan belas atlet itu terinci 6 atlet cabor basket, 6 atlet dari cabor taekwondo, 2 atlet dari panjat tebing dan 5 atlet dari sepak takraw. Sedangkan asalnya, 8 atlet dari Denpasar, 7 atlet dari Badung, 3 atlet dari Buleleng dan 1 atlet dari Gianyar.
Sebelumnya KONI Bali telah merubah jadwal Porprov Bali XV/2022 untuk beberapa cabang olahraga, namun kini malah kembali dihadapkan dengan kebimbangan.Karena jadwal di Pomnas untuk empat cabor itu berubah. Perubahan itu justru berbenturan kembali dengan jadwal di Porprov Bali.
“Kondisi seperti sekarang kami serahkan ke cabang olahraga masing-masing dimana nantinya atlet bersangkutan akan memilih, turun di Porprov Bali atau Pomnas,” demikian pria yang akrab disapa Gung Cok ini. (ari/jon)








