
DENPASAR – Tak dibebani target khusus. Itulah yang dilakukan Pengkot PJSI Denpasar terhadap judoka putra dan putri Denpasar yang bakal turun pada Kejurprov Judo yang digelar di GOR Lila Bhuana Denpasar, September – 2 Oktober 2022mendatang.
“Kami tidak membidik target khusus kepada para judok Porprov kami, karena target utama atau target puncak kami ada di Porprov Bali mendatang,” kata Ketua Umum Pengkot PJSI Denpasar, Agus Putra Adnyana di Denpasar, Senin (26/9/2022).
Kejurprov itu sendiri, nantinya melibatkan seluruh klub yang ada di seluruh Bali, termasuk Denpasar yang di klubnya terdapat atlet Porprov. Selain itu mempertandingkan juga kategori mulai dari kadet, junior, dan senior.
Kendati tanpa target khusus, Agus Putra Adnyana berpesan kepada atlet Porprov tetap dilalui dengan fokus serta maksimal. Karena Kejurprov ini menjadi bahan evaluasi menjelang tes fisik tahap III yang dilakukan KONI Denpasar.
“Kejurprov nanti kami jadikan bahan evaluasi, sehingga program selanjutnya bisa kami terapkan yakni pra-kompetisi. Tapi ada pertandingan yang dirasa mudah dan dibawa santai agar tidak terlalu diforsir supaya meminimalisir cedera,” tambah Agus Putra Adnyana.
Dijelaskannya, secara keseluruhan progres judoka Porprov Denpasar saat ini baru mencapai 70 persen. Waktu kurang dari dua bulan menjelang Porprov Bali ini akan dimaksimalkan agar mendekati Porprov, peak performance atlet sudah mencapai 100 persen.
Disinggung mengenai ujicoba keluar Bali atau try out, Agus mengatakan masih melihat situasi dan kondisi karena faktor utamanya adalah soal biaya.
Tim judo Porprov Denpasar untuk Porprov Bali XV/2022 berkekuatan 26 judoka putra-putri dimana didominasi wajah-wajah baru. Target di Porprov mendatang yakni 11 emas dan mempertahankan juara umum. (ari/jon)








